Jamsostek Akan Titipkan Dana yang Belum Diklaim
Kamis, 2 Agustus 2012 | 4:50
[JAKARTA]
PT Jamsostek (Persero) akan menitipkan dana jaminan hari tua
(JHT) pekerja yang belum diklaim ke Balai Harta Peninggalan (BHP).
Penitipan dana tersebut terkait dengan persiapan menjadi Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Demikian
dikatakan Direktur Pelayanan PT Jamsostek, Djoko Sungkono, kepada pers
di Jakarta, Rabu (1/8). “Kami ingin menjaga kepercayaan pekerja
bahwa dana mereka tidak hilang meskipun mereka tidak mengajukan klaim
JHT ke PT Jamsostek,” kata Djoko.
Dana
yang belum diklaim pekerja tersebut, sebagaimana hasil audit Badan
Pemeriksa Keuangan (BPK) berjumlah sekitar Rp 1,8 triliun. Dana
tersebut,
tidak diklaim pekerja karena berbagai alasan.
PT
Jamsostek menduga sebagian pekerja tidak tahu bahwa mereka peserta
Jamsostek karena minimnya informasi dari perusahaan sehingga saat
berhenti
bekerja mereka alpa mengajukan klaim.
Sebelumnya
BUMN tersebut sudah melakukan imbauan dan membuat iklan di sejumlah
media surat kabar agar pekerja berhak mengajukan dengan membawa bukti
kepesertaan.
Setelah
jangka waktu tertentu angkanya menyusut menjadi Rp 1,8 triliun karena
sejumlah pekerja mengajukan klaim atas haknya.
“Karena kita harus
memisahkan aset sebagaimana yang diamanatkan peraturan perundangan maka
dana tersebut dipisahkan dari aset perusahaan dan dititipkan ke BHP,”
kata Djoko.
Menurut
dia, pemindahan dana tersebut dilakukan secara bertahap dan pada
waktunya pekerja dapat mengajukan klaim ke BHP. Artinya, dana tersebut
tidak hilang, hak pekerja harus kembali ke pekerja,” kata Djoko.
Saat ini, lanjut dia, proses pemindahan itu sedang dibahas di forum Kemenkumham, Kemenakertrans, BHP dan PT Jamsostek.
Djoko
mengatakan, pelaksanaan program-program jaminan sosial oleh BPJS
Ketenagakerjaan memerlukan penyelarasan peraturan dan
perundang-undangan.
“Ini terutama terkait dengan program JHT dan jaminan pensiun bagi
pekerja formal di perusahaan swasta dan BUMN atau unit usaha lainnya,”
kata dia. [E-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Hari Ini, Presiden Tunjuk Chatib Basri jadi Menkeu
Pemerintah Serius Pikirkan TKI Kalau Ada Maunya Saja
Masuk Rekor Muri, Penjualan Avanza Tembus 1,1 Juta Unit
6,5 Gram Emas Per Tahun Hilang Akibat Bayar Tunai
SBY Lakukan Fit & Proper Test ke Calon Menkeu
