SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 20 Mei 2013
Pencarian Arsip

Indonesia Eximbank Tawarkan Kupon Obligasi 6,5-8,7%
Kamis, 17 November 2011 | 9:01

Logo baru Trimegah Securities (Foto: SP/Lona Olavia) Logo baru Trimegah Securities (Foto: SP/Lona Olavia)

[JAKARTA] Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Eximbank menawarkan imbal hasil (kupon) pada kisaran 6,5-8,7% atas obligasi tahap pertama Rp 2,5 triliun. Obligasi berkelanjutan tahap pertama itu terdiri dari tiga seri, yakni Seri A berjangka waktu tiga tahun dengan indikasi bunga 6,5-7%, Seri B tenor lima tahun dengan kupon 7-7,75%, dan Seri C tujuh tahun dengan kupon 7,7-8,7%.
 
Direktur PT Trimegah Securities Tbk Karman Pamurahardjo dalam paparan publiknya di Jakarta, Rabu (16/11) mengatakan, dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk pembiayaan aset produktif yaitu pembiayaan ekspor dengan komposisi pembiayaan langsung sebesar 90% dan sisanya 10% untuk pembiayaan tidak langsung (kepada Lembaga Keuangan).

Kupon surat utang yang berperingkat id-AAA dari Pefindo dan BB+ dari Fitch Rating tersebut akan dibayarkan setiap tiga bulanan. Di mana, masa bookbuilding dimulai pada 16 November-1 Desember 2011, pernyataan efektif Bapepam-LK pada 12 Desember 2011, masa penawaran 13-15 Desember, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 Desember 2011.
 
Lembaya pembiayaan ini menunjuk PT Trimegah Securities Tbk (TRIM), PT Danareksa Sekuritas, dan PT Indo Premier Securities sebagai penjamin emisi.
 
Sementara, sebagai bagian dari obligasi berkelanjutan, Direktur Pelaksana Senior Indonesia Eximbank Arifin Indra S, menyebutkan pada tahun depan, perseroan akan mengeluarkan kembali obligasi tahap II senilai Rp 3,5 triliun dan Rp 4,5 triliun pada obligasi tahap III yang dijadwalkan akan ditawarkan tahun 2013. Sehingga total yang dikeluarkan Eximbank sebesar Rp 10,5 triliun.
 
Melambat
Di sisi lain, Arifin memperkirakan pembiayaan untuk ekspornya pada tahun depan bakal mengalami perlambatan. Hal itu sejalan dengan proyeksi industri dari saat ini meningkat 13% menjadi 10% di tahun 2012. ”Tahun depan, kami akan mengalami ekspor yang growing tapi melambat karena dampak krisis Eropa dan Amerika. Makanya kita alihkan ekspor ke negara yang memiliki prospek seperti Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan Asia. Asia itu besar, pertumbuhan dunia sepertiganya di Asia,” imbuhnya.
 
Meski diakui pada tahun depan, perseroan sudah menyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) yang melambat, tapi pada tahun ini, kinerja yang digapai Indonesia Eximbank melebihi RKAT 2011. ”Aset kami targetkan Rp 23,8 triliun, tapi sekarang sudah 24 triliun atau 102% dari RKAT. Pembiayaan targetnya Rp 20 triliun dan sekarang sudah Rp 19,1 triliun,” ucap Arifin. [O-2]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN