SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 28 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Indonesia Butuh Ahli 'Wealth Management'
Jumat, 23 September 2011 | 8:17

Ilustrasi Ilustrasi

[JAKARTA] Kebutuhan akan pengelola jasa keuangan (wealth management) yang handal dan mengerti tentang seluk beluk pelayanan itu amatlah mendesak. Hal tersebut sejalan dengan pertumbuhan jumlah orang kaya di Indonesia yang belakangan ini naik cukup signifikan.
 
Pendiri Certified Wealth Managers' Association (CWMA) Maikel Sajangbati mengharapkan agar setiap pelaku bisnis keuangan bisa mengikuti tuntutan jaman. Oleh karena itu, penting bagi pelaku perbankan, asuransi, pasar modal, dan dana pensiun untuk memiliki sertifikat CWM.

”Nasabah makin hari makin menuntut para advisor di bidang keuangan untuk memiliki wawasan yang luas, pengetahuan secara makro agar dapat memberikan kenyamanan layanan. Orang merasa nyaman kalau dilayani oleh orang yang mengerti,” katanya di sela-sela pembukaan program International Fall Class CWM di kampus Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Jakarta, Kamis (22/9).

Tambah dia, sertifikasi ini tidak hanya ditujukan untuk profesional di bidang perbankan, tertapi bagi siapa saja yang merasa perlu memahami dan mengerti cara pengelolaan uang yang benar. ”Intinya adalah penguasaan wealth management bisa dipakai untuk menghadapi nasabah atau bisa juga untuk bekal sendiri,” ungkapnya.

Pendiri CWMA lainnya Eko Budiwiyono yang juga menjabat sebagai direktur utama Bank DKI mengatakan, pengelolaan keuangan saat ini sudah semakin bervariasi dan tak hanya terbatas pada deposito, melainkan pada instrumen pasar modal dan uang. ”Nasabah semakin pintar, mereka memerlukan pengelola portofolio dananya dengan requirement yang lebih tinggi, tak hanya konvensional tapi juga merambah ke instrumen yang ada di dalam maupun luar negeri. Klien sekarang sudah semakin sophisticated, mereka minta advice tak hanya di pasar keuangan lokal, tapi juga global,” jelasnya.
 
Pendapat senada dilontarkan Wakil Ketua CWMA Henry Koenaifi. Menurutnya, kehadiran wealth management menjadi sangat penting karena ini bagian dari dana masyarakat yang diinvestasikan kedalam institusi keuangan. Oleh karena itu, dana masyarakat sangat penting untuk dijaga dengan baik, kemudian diinvestasikan sesuai risiko nasabah. ”Untuk menjaga itu, maka pengetahuan dari pelaku di lapangan menjadi sangat penting,” ujar dia yang juga menjabat sebagai direktur pelaksana BCA.
 
Bahkan, kata dia, kalangan perbankan di Indonesia saat ini sudah paham atas pentingnya layanan wealth management. Untuk itupun, BCA menurutnya terus mendelegasikan karyawannya yang berwenang untuk mengambil sertifikasi CWM.
 
Sementara itu, Koordinator Program CWM untuk Pasca Sarjana UGM Eduardus Tandelilin menuturkan, pemahaman atas wealth management amatlah dibutuhkan. ”Sebab, orang kaya bagaimanapun tak bisa menikmati hidupnya apabila mengurus kekayaannya sendiri. Artinya, perlu seseorang yang bisa membantu dia untuk mengurus dan itu yang kita lihat,” imbuhnya. [O-2]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»