SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Mei 2013
Pencarian Arsip

HIPPI Tingkatkan Citra dan Pertumbuhan Industri Kreatif
Jumat, 20 Juli 2012 | 11:12

(dari kiri ke kanan) Dewan Penasihat DPP HIPPI Dewi Motik, Dirjen IKM Kementerian Perindustrian Euis Saedah, Ketua Umum DPP Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Suryani Sidik Motik dan Ketua Panitia ICRA 2012 Lely Martiwi, saat pembukaan Pameran Produk Interior dan Kerajinan Indonesia (ICRA) 2012 di JCC, Rabu (18/7). [SP/Hendro Situmorang] (dari kiri ke kanan) Dewan Penasihat DPP HIPPI Dewi Motik, Dirjen IKM Kementerian Perindustrian Euis Saedah, Ketua Umum DPP Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Suryani Sidik Motik dan Ketua Panitia ICRA 2012 Lely Martiwi, saat pembukaan Pameran Produk Interior dan Kerajinan Indonesia (ICRA) 2012 di JCC, Rabu (18/7). [SP/Hendro Situmorang]

[JAKARTA] Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) bersama Kementerian Perindustrian menggelar kegiatan pameran ‘Interior & Craft’ (ICRA). Hal inimerupakan ajang pameran kerajinan unggulan nusantara.  

Dengan tema “Membangun Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Inovasi Intelektual dan Teknologi”, sejumlah UKM, BUMN, pemda, Dinas Pembina UKM serta lembaga terkait lainnya ikut berpartisipasi dalam pameran yang digelar sejak tahun 2001 ini.  

Pameran yang ke-12 ini dibuka oleh Dirjen Industri Kecil & Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Euis Saedah, yang didampingi Ketua Umum HIPPI Suryani Sidik Motik.   Pameran Produk Interior dan Kerajinan Indonesia yang rutin diselenggarakan sejak tahun 2001 dan pameran yang ke-12 memiliki arti yang sangat penting dan strategis dalam meningkatkan citra dan pemasaran serta pertumbuhan industri kreatif sektor kerajinan khususnya interior dan penunjangnya.  
Euis mengatakan penghargaannya terhadap HIPPI sebagai organisasi atau wadah pengusaha pribumi yang ikut serta mengembangkan usaha dan industri di dalam negeri.  

“Indonesia kaya warisan budaya sehingga mempunyai prospek sangat besar dalam pengembangan industri berbasis tradisi dan budaya. ICRA 2012 ini merupakan insklusif ekonomi, bahkan secara kasat mata jelas-jelas banyak menyerap tenaga kerja,” tuturnyadi Jakarta Convetion Center (JCC), Jakarta.  

Senada dengan itu, Suryani Motik menyatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya kini telah memiliki perwakilan di 33 provinsi di Indonesia.  

"Ajang ini sangat penting dan strategis dalam meningkatkan citra dan pemasaran serta pertumbuhan industri kreatif sektor kerajinan, khususnya interior dan penunjangnya. Melalui HIPPI ini kami berjuang di bidang ekonomi yang bersifat profesional,” jelas dia.   Menurutnya, lewat kegiatan pameran ini diharapkan tak hanya meningkat dan berkembang di pasar lokal atau nasional. Pihaknya bertekad dapat menembus pasar internasional.  

Sementara Ketua Panitia ICRA 2012 Lely Martiwi mengharapkan ajang pameran ini dapat menjadi salah satu barometer kemajuan dan pembangunan bidang industri kreatif. Untuk mendukung pelaksanaan pameran, pihaknya juga menggelar demo produk dan talkshow.  

"Hal ini terbukti dengan banyaknya karya anak bangsa yang diakui oleh komunitas  internasional. Industri kreatif kelompok kerajinan adalah kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi, produksi dan distribusi produk yang dibuat dan dihasilkan oleh tenaga perajin yang berawal dari desain sampai dengan proses penyelesaian,” katanya.  

Pameran ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi mitra binaan untuk lebih aktif tidak saja mengembangkan pasar lokal juga pasar internasional. Selain itu melalui pameran ICRA 2012 dapat menjadi forum promosi dan informasi peran serta pembinaan dan kemitraan yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu yang cukup lama yang berkesinambungan. [H-15]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN