SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 24 Juli 2014
Pencarian Arsip

Garuda Kembali Wisuda 23 Pilot Baru dari BIFA
Senin, 22 Agustus 2011 | 8:57

Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar

[JAKARTA] PT Garuda Indonesia Tbk kembali menerima 23 pilot dari sekolah penerbang “Bali International Flight Academy (BIFA)” untuk memenuhi kebutuhan pilot maskapai penerbangan itu, bertepatan  dengan mulai tibanya pesawat–pesawat baru maskapai pelat merah tersebut. Pilot–pilot yang baru diwisuda itu merupakan pilot Garuda angkatan ke empat yang mendapatkan pendidikan di BIFA.

Seluruh pilot angkatan ke empat tersebut telah siap bergabung dengan Garuda Indonesia setelah menempuh waktu pendidikan serta pelatihan penerbangan selama 1 tahun untuk meraih sertifikasi Private Pilot Licence (PPL), Commercial Pilot License (CPL) dan Instrument Rating. Selanjutnya mereka akan mendapatkan pendidikan lanjutan selama enam bulan lagi untuk mendapatkan pendidikan typerating agar qualified dalam menerbangkan jenis pesawat yang akan mereka terbangkan.

“Mudah-mudahan, seiring semakin banyaknya para kadet penerbang yang menyelesaikan pendidikan pada akhir tahun ini, maka peran pilot asing semakin berkurang dan seluruh pesawat Garuda Indonesia akan diterbangkan oleh para pilot Indonesia,” tambah Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar.

Untuk mengisi kebutuhan akan 200 pilot per tahunnya, imbuh dia, Garuda Indonesia bekerjasama dengan BIFA dan STPI Curug. BIFA telah berhasil mendidik sebanyak empat angkatan dengan jumlah sekitar 100 pilot di mana angkatan pertama diterima Garuda pada Maret 2010. Para pilot angkatan pertama dan kedua telah bekerja menerbangkan pesawat-pesawat Garuda sebagai First Officer (FO), sementara angkatan ke tiga masih menjalani pendidikan typerating di “Garuda Indonesia Training Center (GITC)”. Saat ini sebanyak 75 siswa pilot Garuda yang terbagi dalam tiga angkatan (angkatan 5,6,7) sedang menjalani pendidikan di BIFA.

Adapun, pilot-pilot yang baru tamat tersebut nantinya akan menggantikan posisi pilot – pilot asing yang direkrut Garuda selama setahun dalam periode bridging menunggu para calon pilot selesai pendidikan. Para pilot asing yang bekerja di Garuda saat ini berjumlah sebanyak 34 orang dan akan selesai kontraknya hingga akhir tahun 2011 ini.

Dalam upaya peningkatan layanan secara berkelanjutan, pada tahun 2011 ini Garuda Indonesia mendatangkan sebanyak 11 pesawat yang terdiri dari 9 pesawat B-737-800NG dan dua pesawat Airbus 330-200, serta telah membuka Makassar sebagai hub Indonesia timur untuk memperkuat jaringan penerbangan di 15 kota-kota di sekitarnya. [PR/O-2]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»