Gandeng BII, Lion Air Bidik 10.000 Ton Kargo Per Bulan
Kamis, 15 Desember 2011 | 14:40
Ilustrasi Lion Air [antara] [JAKARTA] PT Lion
Mentari (Lion Air) menjalin MoU dengan PT Bank Internasional Indonesia Tbk
(BII) dalam bidang cash management dengan meluncurkan B2B Online Cargo Payment.
Dengan demikian, mitra forwader Lion Mentari dapat melakukan pembayaran secara
online dan realtime melalui BII CoOLPAY.
Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengatakan, saat ini transaksi kargo
baru memberikan kontribusi 2% terhadap total pendapatan perseroan. Namun,
dengan adanya e-Cargo ini diharapkan kontribusinya bisa meningkat 10-15%.
Berdasarkan data
volume kargo Lion per harinya sebanyak 300 ton atau 5.000 ton per bulan
untuk di Bandara Soekarno Hatta. Sementara, secara total mencapai 7.000 ton dan diharapkan ke depannya
bisa mencapai 10.000 ton.
"Dengan e-Cargo
ini volume transaksi kargo secara nasional diharapkan bisa naik menjadi 10.000
ton per bulan," ujarnya dalam official launching Lion Cargo B2B
Online Payment via BII CoOlPay antara Lion Air dan BII di Jakarta, baru-baru
ini.
Dikatakannya, dengan
jaringan BII yang besar, Edward mengharapkan agen kargo Lion yang saat ini
berjumlah sebanyak 80 itu bisa berkembang seperti halnya agen tiket. E-Cargo
ini, tambahnya juga bisa meningkatkan keamanan. Untuk itu, meski tidak diwajibkan,
diharapkan para agen Lion dapat membuka rekening di BII.
"Kita berharap
bisa meningkatkan transaksi kargo dengan baik dan benar di Indonesia. Jadi, tidak
ada lagi transaksi yang terselubung," imbuhnya.
Di sisi lain, Edward mengatakan, ke depannya industri maskapai nasional
membutuhkan kerjasama yang lebih banyak dengan pihak perbankan. Lion Air
sendiri sudah menjalin kerjasama dengan BII sejak tahun 2002, bermula dari
peluncuran kartu kredit, pembayaran top-up bagi mitra agen perjalanan, hingga
online payment untuk kargo.
Sementara itu, Pjs
Presiden Direktur BII Rahardja Alimhamzah mengatakan, pihaknya siap
menggelontorkan dana pinjaman untuk rencana bisnis Lion Air. "Akan ada penjajakan,
tapi nilainya belum tahu," ucapnya. [O-2]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
