SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip

Gandeng BII, Lion Air Bidik 10.000 Ton Kargo Per Bulan
Kamis, 15 Desember 2011 | 14:40

Ilustrasi Lion Air [antara] Ilustrasi Lion Air [antara]

[JAKARTA] PT Lion Mentari (Lion Air) menjalin MoU dengan PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) dalam bidang cash management dengan meluncurkan B2B Online Cargo Payment. Dengan demikian, mitra forwader Lion Mentari dapat melakukan pembayaran secara online dan realtime melalui BII CoOLPAY.

Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengatakan,  saat ini transaksi kargo baru memberikan kontribusi 2% terhadap total pendapatan perseroan. Namun, dengan adanya e-Cargo ini diharapkan kontribusinya bisa meningkat 10-15%.   Berdasarkan data volume kargo Lion per harinya sebanyak 300 ton atau 5.000 ton per bulan  untuk di Bandara Soekarno Hatta. Sementara, secara total mencapai 7.000 ton dan diharapkan ke depannya bisa mencapai 10.000 ton.

"Dengan e-Cargo ini volume transaksi kargo secara nasional diharapkan bisa naik menjadi 10.000 ton per bulan,"  ujarnya dalam official launching Lion Cargo B2B Online Payment via BII CoOlPay antara Lion Air dan BII di Jakarta, baru-baru ini.

Dikatakannya, dengan jaringan BII yang besar, Edward mengharapkan agen kargo Lion yang saat ini berjumlah sebanyak 80 itu bisa berkembang seperti halnya agen tiket. E-Cargo ini, tambahnya juga bisa meningkatkan keamanan. Untuk itu, meski tidak diwajibkan, diharapkan para agen Lion dapat membuka rekening di BII.  

"Kita berharap bisa meningkatkan transaksi kargo dengan baik dan benar di Indonesia. Jadi, tidak ada lagi transaksi yang terselubung," imbuhnya.

Di sisi lain, Edward mengatakan, ke depannya industri maskapai nasional membutuhkan kerjasama yang lebih banyak dengan pihak perbankan. Lion Air sendiri sudah menjalin kerjasama dengan BII sejak tahun 2002, bermula dari peluncuran kartu kredit, pembayaran top-up bagi mitra agen perjalanan, hingga online payment untuk kargo.

Sementara itu, Pjs Presiden Direktur BII Rahardja Alimhamzah mengatakan, pihaknya siap menggelontorkan dana pinjaman untuk rencana bisnis Lion Air. "Akan ada penjajakan, tapi nilainya belum tahu," ucapnya. [O-2]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN