SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 19 Juni 2013
Pencarian Arsip

Dafam Hotels Pasang Target Buka 20 Hotel
Selasa, 22 Mei 2012 | 11:44

Peresmian Hotel Vio Pasteur Bandung [istimewa] 
Peresmian Hotel Vio Pasteur Bandung [istimewa]

[BANDUNG] Dafam Hotels memasang target dapat membuka 20 hotel hingga 2015 di kota-kota strategis seluruh Indonesia. Untuk itu, pihaknya siap merealisasikan pembukaan hotel setiap tahunnya hingga 3 tahun kedepan.  

Managing Director Dafam Hotels Andhy Irawan, mengatakan ada beberapa kota menjadi prioritas dalam pembangunan hotel. Sebagai bentuk konkretnya, sudah dibuat pemetaan kota yang pertumbuhan perhotelannya bagus.  

“Kota tersebut antara lain Bandung, Makassar, Surabaya, Bali, Jakarta, dan Lampung. Kota yang memiliki tingkat okupansi hotel tinggi, itulah yang menjadi incaran Dafam Hotels,” ujarnya saat peresmian Hotel Vio Pasteur Bandung baru-baru ini.  

Dikatakan, Bandung menjadi prioritas utama. Saat ini, sudah ada dua hotel yang beroperasi di Bandung yaitu Hotel Vio Cimanuk dan Hotel Vio Pasteur yang baru saja diresmikan. Setiap hotel punya konsep berbeda. Ditargetkan akan ada sekitar 5 hotel yang beroperasi di Bandung.  

Hotel Vio Pasteur Bandung merupakan hotel ke 7 di Indonesia dibawah bendera Dafam Hotels. Menghadapi persaingan hotel di Bandung, pihaknya mengaku optimis. Apalagi tahun ini akan dibuka satu hotel lagi di kota tersebut, berlokasi di daerah Surapati yang dimulai dengan Vio Express pada akhir 2012 mendatang.  

"Kami akan sinergikan satu hotel dengan hotel lain meskipun berada dalam satu kota. Tidak akan ada persaingan karena dibawah manajemen yang sama," jelas dia. 

 Andhy mengatakan Dafam Hotels punya konsep strategis dalam bisnis serta mengutamakan pelayanan seperti bintang 5. Hotel yang dibangun rata-rata hanya memiliki puluhan kamar, berbeda dengan hotel lain yang memiliki ratusan kamar.  

"Tidak perlu besar dalam membangun hotel, yang penting kamarnya terpakai," katanya.   Sebagai pengembang Dafam Hotels, Direktur Utama Multi Sarana Utama Propertindo Karadi, menyatakan pasar hotel di Bandung belum mengalami titik jenuh. Selain itu, bila bandara Bandung menjadi lebih besar, akan lebih banyak wisatawan datang.  

Perekenomian Indonesia yang membaik, ujarnya merupakan peluang tepat untuk melakukan ekspansi. Angka okupansi hotel di kota Bandung tertinggi dibandingkan daerah lainnya di Jawa Barat.  

Dia menyebutkan, di Kota Bandung ada beberapa titik strategis untuk membangun hotel skala kecil. Hotel Vio Pasteur misalnya, terletak dekat pintu tol Pasteur, dekat pusat perbelanjaan serta hanya berjarak tempuh 25 menit dari bandara Husein Sastranegara. [PR/H-15]    




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN