SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip

BNP2TKI Terima Kedatangan 29 TKI Asal Suriah Gelombang ke-12
Selasa, 19 Juni 2012 | 17:03

Kepala BNP2TKI, Jumhur Hidayat. [Dok.SP] Kepala BNP2TKI, Jumhur Hidayat. [Dok.SP]


[JAKARTA] Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Senin (18/6) petang di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten menerima kedatangan 29 TKI Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) asal Suriah, yang diterbangkan pesawat Lufthansa LH 790 dari Damaskus, Suriah pada Minggu malam waktu setempat.
   
Para TKI itu setelah didata permasalahannya oleh petugas BNP2TKI langsung dipulangkan ke masing-masing daerahnya dengan anggaran BNP2TKI.
   
Menurut Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat, Selasa (19/6) di Jakarta, 29 TKI itu merupakan bagian dari 144 TKI yang berada di penampungan KBRI Damaskus, sehingga kini tersisa 115 TKI di lokasi penampungan tersebut. “Ini merupakan pemulangan gelombang ke 12 sejak Februari-Juni 2012 yang dilakukan Kementerian Luar Negeri dan BNP2TKI, dengan jumlah seluruhnya 269 TKI/WNI. Namun demikian, pemerintah akan terus mengupayakan penyelamatan para TKI/WNI khususnya yang terjebak di lima wilayah konflik bersenjata yaitu Homs, Hama, Daraa, Idlib, Alifa, serta Atakin,” jelas Jumhur.
    
Jumhur mengatakan, KBRI membuka posko darurat di wilayah utama konflik guna pengavakuasian TKI/WNI, bekerjasama penduduk lokal dan dibantu belasan pasukan TNI yang menjadi ‘observer’ perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk negara yang dilanda peperangan saudara itu. “Karena itu, pemulangan para TKI/WNI akan terus dilakukan tahap demi tahap,” tegasnya.
     
Ditambahkan, kedatangan sebelumnya hingga tahap ke 11 pada 11 Juni 2012, sebanyak 240 TKI/WNI juga telah dibantu proses pemulangannya ke daerah asal seperti Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Lampung, dan Sulawesi Selatan.
    
Termasuk, kata Jumhur, satu jenazah bernama Rasminah Binti Cartim asal Dusun Cikalong Girang Rt 22/12, Desa Cikalong, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, Jawa Barat.
    
Sementara untuk kepulangan gelombang ke 12 kali ini, terdapat satu TKI korban penyiksaan majikan yaitu Misti Binti Mairoh (34) beralamat Desa Sukamulya Rt 03/02, Kecamaean Tukdana, Indramayu, Jawa Barat. Misti mengalami trauma kejiwaan berikut bekas luka pada bagian tubuh belakang, dan telah dirujuk untuk perawatan di Rumahsakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur dengan tanggungan BNP2TKI.
   
Misti yang diberangkatkan ke Suriah oleh perusahaan pengerah jasa TKI, PT Delta Rona Adiguna pada 5 Agustus 2011, bekerja dengan keluarga Abu Nizan di kota Maje, Damaskus. Akibat perbuatannya, sang majikan Misti itu pun ditahan di penjara polisi Damaskus.
    
Terkait jumlah gelombang pemulangan ke 12, Jumhur menyebutkan di luar Misti Binti Mairoh, sejumlah 21 TKI berasal Jawa Barat, yakni Kabupaten Bandung (2), Indramayu (7), Karawang (3), Subang (1), Cianjur (1), Cirebon (2), Bekasi (1), Purwakarta (2), dan Majalengka (2).
     
Sisanya, 8 orang TKI meliputi asal Serang, Banten (1), Jawa Tengah yaitu Brebes (2) dan Cilacap (1), Lampung Timur (1), Surabaya, Jawa Timur (1), serta Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (2).
   
Berdasarkan data Pusat Penelitian dan Pengembangan Informasi (Puslitfo) BNP2TKI, total penempatan TKI di Suriah mencapai 11.760 orang. Sebagian besar atau 11.559 merupakan TKI PLRT dan 201 terdiri TKI sektor formal yang bekerja di pengguna berbadan hukum atau perusahaan. ”Pemerintah juga memberlakukan kebijakan penghentikan sementara (moratorium) penempatan TKI ke Suriah sejak 9 Agustus 2011, akibat rawannya perlindungan TKI di negara itu” ujar Jumhur.  [E-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN