BNP2TKI Lepas 110 TKI Ke Korea
Senin, 7 Mei 2012 | 15:00
Ilustrasi BNP2TKI. [Dok.SP] [JAKARTA] Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan
Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Ade Adam Noch, melepas
110 TKI ke Korea Selatan, di Jakarta, Senin (7/5). Para TKI itu akan
diberangkatkan Senin (7/5) dan Selasa (8/7).
Dari jumlah 110 orang TKI, sebanyak 108 orang akan ditempatkan di sektor manufaktur dan 2 orang di sektor perikanan.
Selain melepas 110 TKI, Ade juga memberi arahan kepada 140 Calon TKI
yang akan mengikuti kegiatan pre liminary training selama 6 (enam)
hari di gedung Korean Indonesian Technical Cultural Cooperation
Center (KITCC) sebelum mereka diberangkatkan ke negeri ginseng. "Jadilah
pekerja yang sukses. Jagalah harkat dan martabat bangsa," pinta Ade.
Menurut Ade, sebagai duta bangsa yang mewakili Indonesia, anda akan
dikontrak kerja selama 5 (lima) tahun. Indonesia merupakan satu diantara
15 negara lain yang mengirimkan tenaga kerja asing (TKA) ke Korea.
"Karena itu, sebagai orang Indonesia, identitas kalian harus dijaga
dengan baik," gugah Ade.
Kepada 110 TKI yang akan berangkat Ade meminta mereka untuk hidup hemat
dan menabung untuk membuka usaha kelak setelah pulang ke tanah air.
Karena itu, selama bekerja di Korea, Ade meminta agar mereka menjaga perilaku dan menjadi contoh bagi TKI lain.
Ia mengingatkan, agar para TKI mencegah kegiatan yang mengarah pada
kriminal. Kedua, mereka diminta jangan pindah perusahaan karena sudah
terikat dengan kontrak kerja dan ketiga jangan overstay (melampaui ijin
tinggal yang ditetapkan). "Bekerjalah sesuai dengan kontrak yang sudah
anda tandatangani," tegas Ade
Ia menambahkan, saat ini Indonesia sudah masuk ranking ke-3 dalam hal tenaga kerja asing (TKA) yang overstay. [E-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
BBM Naik, Batal Beli Mobil Baru, Warga Incar yang Bekas
KEN Pelajari Cara Korsel Lolos dari Middle-Income Trap
Dahlan Iskan jadi Dosen di Universitas Beijing
Menjadi Negara Maju, RI Mesti Kembangkan Inovasi Teknologi
Belajar dari Korea, KEN Dorong Pendirian Pasar Tani
Perbanas Desak Pemerintah Soal Kepastian Harga BBM
