SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 April 2014
Pencarian Arsip

BNP2TKI Biayai Pengobatan TKI Jatuh dari Apartemen
Jumat, 23 September 2011 | 10:10

Logo BNP2TKI. [Dok.SP] Logo BNP2TKI. [Dok.SP]

[JAKARTA] Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) siap menanggung biaya pengobatan dan perawatan yang diderita Kunesih. Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Tawang Sari RT 001/001, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, itu menderita luka patah tulang bagian belakang dan pinggul.
 
Ia lantaran terjatuh dari lantai 6 apartemen di Singapura. “Kita akan menanggung sepenuhnya biaya perawatan yang dialami Kunesih,” kata Deputi Kepala BNP2TKI Bidang Perlindungan, Lisna Yoeliani Poeloengan, kepada SP, Jumat (22/9).

Setelah sempat menolak dirawat di Rumahsakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur pada 30 Mei 2011, Kunesih kini berada dalam perawatan RS Polri sejak Rabu (21/9).

Menurut Lisna, Kunesih mengalami kecelakaan kerja di apartemen majikannya, Po Hua We pada 21 Maret 2011 lalu.  “Saat melakukan pekerjaan membersihkan kaca jendela luar apartemen lantai 6 rumah majikannya, Kunesih terjatuh, sehingga menyebabkan luka patah tulang,” jelas Lisna.

Kunesih sempat dirawat di Rumahsakit Singapura selama dua bulan dengan biaya lebih kurang Rp 500 juta yang ditanggung pihak majikan.  Kemudian pada 30 Mei 2011, ia pulang ke Indonesia dan langsung dirujuk ke Rumahsakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk pengobatan lanjutan.

Namun, kata Lisna, saat di RS Polri Kunesih justru minta dipulangkan, karena ingin cepat bertemu keluarganya. Atas keinginan pulang tersebut, BNP2TKI menghubungi perusahaan yang memberangkatkan Kunesih atau Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) PT Sarimadu Jayanusa di Jalan Puyuh Mas No. 15/50, Tangkerang Tengah, Pekanbaru.  “BNP2TKI telah meminta kepada PPTKIS untuk menjemput Kunesih di RS Polri dan selanjutnya diantar ke rumahnya serta melakukan perawatan lanjutan,” papar Lisna.
 
Ditambahkan, dengan bekal Paspor Nomor AP 457087 pada 16 Februari 2011, Kunesih diberangkatkan sebagai TKI Penata Laksana Rumah Tangga dan bekerja pada keluarga Po Hua We. Kecelakaan kerja yang menimpa Kunesih sendiri terjadi pada 21 Maret 2011. [E-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN