BNP2T KI Bantu Tangani Kasus TKI Imas Nirwati
Jumat, 9 September 2011 | 6:13
Kepala BNP2TKI, Jumhur Hidayat. [Dok. SP] JAKARTA] Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan
Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) membantu menangani kasus TKI Imas Nirwati
binti Kosim Rukamana asal Bandung, Jawa Barat, dari tuduhan hukum melakukan
sihir oleh majikannya di Arab Saudi.
"Imas Nirwati sudah ada diKonsulat
Jenderal RI di Jeddah, Arab Saudi, sejak dua minggu lalu, dalam keadaan sehat
wal afiat," kata Deputi Perlindungan BNP2TKI, Lisna Y Poeloengan, di
Jakarta, Kamis (8/9).
Lisna mengatakan, Imas berada di Konsulat Jenderal RI di Jeddah untuk menunggu
proses banding atas kasus hukumnya dan dia didampingi oleh pengacara.
"Kalau cepat selesai akan segera dipulangkan ke tanah air," kata
Lisna.
Sebelumnya Kepala BNP2TKI, Moh Jumhur Hidayat, mengirim surat bernomor
B.198/KA/VIII/2011 tertanggal 26 Agustus 2011 kepada Konsul Jenderal RI di
Jeddah Zakaria Anshar perihal penanganan kasus Imas Nirwati binti Kosim Rumakana.
Dalam surat itu, Jumhur menyebutkan, Imas pemegang paspor nomor AM 147681 tiba
di Arab Saudi pada 14 November 2008 untuk bekerja pada pengguna perorangan atas
nama Marzooq Asad Salman Al Abdadi.
Pada surat itu disebutkan, kontrak kerja Imas sudah selesai tetapi belum
dipulangkan oleh majikannya bahkan sebaliknya dituduh melakukan sihir kepada
orang tua majikan dan saat ini sedang menunggu sidang yang semestinya
berlangsung pada 15 Agustus lalu.
Namun sesuai berita faksimile RR 269/JEDDAH/VIII/11
pada 16 Agustus 2011, persidangan itu ditunda. Disebutkan pula pada surat yang
ditembuskan kepada Menakertrans Muhaimin Iskandar dan Menlu Marty Natalegawa
bahwa sebagian gaji belum dibayar sedangkan gaji 10 bulan pada majikan pertama
sudah dibayar lunas.
Melalui surat itu, Jumhur berharap KJRI Jeddah segera memulangkan Imas ke
Indonesia dengan menggunakan jalur diplomatik ataupun interpol. Berkaitan
dengan proses kepulangan Imas agar KJRI menjemput di rumah pengguna untuk
dibawa ke penampungan pada kesempatan pertama sehingga Imas merasa aman dan
dilindungi. [E-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
