BII Bidik 400.000 Transaksi Online Per Bulan
Senin, 12 Desember 2011 | 14:17
Bank Internasional Indonesia Tbk (BII). [Dok.SP] [JAKARTA] PT Bank
Internasional Indonesia Tbk (BII) memproyeksikan jumlah transaksi online-nya
pada tahun depan bisa meningkat di atas 20% dari tahun ini yang hanya 15-20%.
Kenaikan transaksi itu juga seiring dengan fitur terbaru BII yaitu transfer
online ke bank lain.
"Transaksi perbankan mau tidak mau akan beralih ke elektronik, karena bisa
ada jutaan transaksi setiap harinya. Satu teller bisa tangani ratusan transaksi
makanya tidak tahan. Tren di BII 15-20% transaksi, ke depan dengan transfer
online ke bank lain dan mobile banking saya percaya bisa naik 20% dibandingkan
tahun ini," ujar SVP Electronic Banking Group BII Laksono dalam peluncuran
fitur baru BII di Jakarta, Senin (12/12).
Tambah dia, perkembangan transaksi online dari saat ke saat terus meningkat
peminatnya. Tercatat, pada awal tahun ini ada 200.000 transaksi dan mencapai
300.000 di akhir tahun, sedangkan untuk tahun depan diperkirakan ada 400.000
transaksi per bulannya. Adapun, pada tahun depan BII berencana akan meluncurkan
payment provider untuk toko online.
Sementara, untuk pengembangan fitur transfer online, BII mengucurkan biaya US$
20 ribu dengan total keseluruhan biaya mencapai lebih dari US$ 1 juta.
"Investasi tidak besar karena sudah ada jaringan koneksi, tiga tahun lalu
sudah terkoneksi dengan semua ATM," ucap Laksono.
Fitur terbaru BII tersebut, jelas dia dapat digunakan nasabah secara gratis
khusus bagi pemilik rekening BII Tabungan Gold. Adapun, nasabah BII dapat
melakukan transfer antar rekening ke lebih dari 80 bank yang tergabung dalam
ATM Bersama, Prima dan Alto dengan SKN/kliring/RTGS mencapai Rp 1 miliar per
rekening tujuan yang telah didaftarkan dan Rp 100 juta bagi yang belum
didaftarkan. Limit transfer per hari adalah Rp 1 miliar.
Tambahnya, limit transfer online ke bank lain adalah maksimal Rp 10 juta per
transaksi transfer dan maksimal Rp 50 juta per total transaksi per hari.
"Limit ini terpisah dari limit transaksi transfer di ATM dan BII Mobile
Banking," imbuh Laksono. [O-2]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
