SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 30 Juli 2014
Pencarian Arsip

BF Raih Pinjaman Rp 75 Miliar dari BNI Syariah
Jumat, 23 September 2011 | 8:31



[JAKARTA] PT Intan Baruprana Finance (IBF), anak usaha PT Intraco Penta Tbk (INTA) meraih pinjaman Rp 75 miliar dari BNI Syariah. “Kami baru saja menandatangani perjanjian kerjasama senilai total Rp 75 miliar atau equivalent US$ 8,3 juta dari BNI Syariah berupa executing facility,” ujar Presiden Direktur IBF sekaligus Direktur Keuangan INTA Fred L. Manibog di tengah lokasi Mining Expo di Jakarta, Kamis (22/9).
 
Seluruh pinjaman ini, kata dia, digunakan untuk mendanai ekspansi pembiayaan alat berat, baik yang diageni oleh INTA maupun non INTA. Fasilitas ini juga dapat membiayai mesin‐mesin pendukung mining seperti genset, Truck Ridgit dan Tug&Barge (Tongkang), juga peralatan dan transportasi yang diklasifikasikan kedalam alat berat. Selain itu, untuk dana yang sudah standby untuk pembiayaan sampai dengan akhir Agustus masih tersedia US$ 13 juta dan Rp 65 miliar yang siap dipakai, sehingga total dana IBF yang tersedia sampai akhir bulan ini mencapai US$ 13 juta dan Rp 140 miliar, belum termasuk finalisasi offering loan dari beberapa bank.
 
Fred menambahkan, hingga akhir Agustus 2011, IBF telah menggelontorkan pembiayaan alat berat Rp 630 miliar atau mencapai 63% dari target 2011 yang sebesar Rp 1 triliun. Kondisi pasar alat berat di Indonesia masih cenderung positif didukung oleh penguatan rupiah dan maraknya industri batu bara tahun ini. Dengan semua faktor tersebut, pihaknya optimistis akan meraih Rp 400 miliaran.
 
Untuk diketahui, IBF melayani pembiayaan untuk berbagai merk alat berat lain di luar Volvo, Ingersoll Rand, Bobcat, SDLG, Mahindra dan Sinotruk. [PR/O-2]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»