SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 April 2014
Pencarian Arsip

Beli 11 Pesawat Airbus US$ 2,54 M, Garuda Buka Rute ke Inggris 2014
Kamis, 12 April 2012 | 11:48

Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar

[JAKARTA] Sebagai bagian dari ekspansi, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berencana akan memperluas rute internasionalnya dengan membuka penerbangan langsung ke Inggris pada tahun 2014 mendatang. Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar menilai, perekonomian Inggris akan lebih cepat pulih ketimbang negara Eropa lainnya. Sehingga, emiten dengan kode GIAA tersebut tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk membuka rute ke sana.     

” Direncanakan 2014 dan bisa terbang langsung, kalau sekarang mau ke Eropa harus terbang lewat Dubai. Tapi, kita inginnya terbang langsung,” ujarnya usai menandatangani pembelian 11 pesawat Airbus 330-300 senilai US$2,54 miliar yang disaksikan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Inggris David Cameron di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/4).  

Untuk menentukan berapa kali frekuensi penerbangan ke Inggris, Garuda kata Emirsyah masih mempertimbangkannya mengingat kawasan Eropa masih dirundung krisis finansial sejak 2008 lalu. Bahkan, Garuda saat ini sudah mengurangi frekuensi penerbangannya ke Amsterdam, Belanda. Untuk itu, Garuda memutuskan dalam waktu dekat ini akan lebih mengutamakan ekspansi ke Asia Pasifik terlebih dahulu. 

Adapun, dalam waktu dekat ini sejalan dengan pembelian 11 pesawat baru tersebut, Garuda pada 27 April ini akan membuka rute ke Haneda, Jepang dan ke Taipei, Taiwan pada 24 Mei.  

Emirsyah menjelaskan, ke-11 pesawat yang dipesan baru akan akan datang ke Indonesia pada kuartal III 2013 hingga kuartal IV 2017. Di mana, pesanan ini merupakan ketiga kalinya Garuda Indonesia memesan Airbus A330-300 sejak Juli 2010. Sehingga, Garuda pada tahun ini memiliki 21 pesawat baru yang terdiri dari 4 B737-800NG, 2 A330-200, 10 pesawat A320 untuk Citilink, dan 5 pesawat sub-100 Bombardier CRJ1000 NextGen.  

Dengan kedatangan pesawat-pesawat baru tersebut, maka pada 2012 jumlah armada Garuda Indonesia akan mencapai sebanyak 105 pesawat dengan rata-rata usia 5,8 tahun.  

Tambahnya, Garuda memilih varian A330-300 dan ditenagai oleh mesin Rolls-Royce Trent 700, perusahaan otomotif asal Inggris,  karena memiliki jarak terbang extended range dan beban maksimum 235 ton saat lepas landas. Pesawat ini akan dibuat dengan tata ruang dua kelas premium. Pesawat bermesin ganda A330 adalah salah satu pesawat widebody yang paling banyak digunakan saat ini. Airbus telah mencatat hampir 1.200 pesanan untuk beragam versi dari pesawat A330 dan lebih dari 800 pesawat sedang dioperasikan oleh 90 perusahaan penerbangan di seluruh dunia.  

”Pemilihan Airbus paling bagus untuk regional. Cukup bagus untuk pesawat berbadan lebar dan penerbangan 8-9 jam. Cocok untuk Tiongkok, Australia, Tiongkok, Jepang, Korea, dan negara ASEAN lainnya,” imbuh dia.  

Secara terpisah, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyatakan, kerjasama antara Garuda Indonesia dan juga Airbus nantinya akan berkembang. Rolls-Royce dengan teknologi canggihnya diharapkan pula bisa diaplikasikan untuk pengembangan teknologi nasional.  

Vice President Programmes Airbus Tom William mengatakan bahwa pengumuman pembelian 11 pesawat A330-300 merupakan kelanjutan dari hubungan baik yang telah terjalin antara Garuda Indonesia dan Airbus selama ini.   

Sementara soal pendanaan US$2,54 miliar , Emirsyah menuturkan perseroan menggelontorkan satu pertiga dari internal kas perusahaan. Sedangkan, sisanya dari sindikasi perbankan. Namun, saat ditanya bank apa saja, dia enggan membeberkannya.  

”Jadi satu pertiga kita biayai sendiri, dua pertiga dari lessorLessor itu banyak, ada yang Inggris dan Amerika. Tapi, untuk nama bank-nya kita lagi bicarakan, jadi belum bisa disebutkan sekarang,” tukasnya.  

Lebih lanjut Emirsyah mengatakan, pembelian 11 pesawat Airbus itu sudah dari enam bulan lalu lebih direncanakan dan sudah difinalisasi juga oleh perusahaan konsorsium Inggris, Perancis, dan Jerman itu. Adapun, pembelian pesawat-pesawat baru itu dalam rangka program yang disebut “Quantum Leap”.  

Garuda Indonesia akan menambah dan meremajakan armada-armadanya, hingga menjadi total 194 pesawat pada 2015. Total penumpang Garuda dari 10,3 juta akan menjadi 27,6 juta penumpang pada tahun 2014. Rating SkyTrax, yang saat ini “bintang 4? akan menjadi “bintang 5? pada 2014.   ”Yang 11 dalam rangka menunjang ”Quantum Leap. Itu kan modernisasi armada di mana 2015 pesawat kita 194, 50 Citilink dan 144 Garuda. Saat ini baru 92, jadi nanti double,” ungkap dia. [O-2]      




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN