BCA Terus Genjot Pertumbuhan KPR
Selasa, 25 Oktober 2011 | 9:30
[JAKARTA] Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan akan terus menggenjot pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Bahkan, pihaknya pun akan menawarkan promo dengan bunga yang cukup rendah pada Februari tahun depan, bertepatan dengan hari ulang tahun BCA. Namun, Jahja masih enggan menyebutkan berapa suku bunga yang dipatoknya.
"Tahun depan, Februari, ada program KPR. Ada program menarik dalam rangka ulang tahun BCA," ungkapnya di Jakarta, Senin (24/10).
Jahja mengatakan, program itu dibuatnya mengingat hingga akhir tahun animo nasabah BCA terhadap KPR BCA masih sangat banyak. Adapun, promo KPR 1-2 tahun suku bunga 7,5% yang semestinya habis September ini, kembali diperpanjang hingga 20 Desember 2011.
Dengan promo itu alhasil, rata-rata kredit KPR meningkat 30-60% per regional, sehingga meningkat rata-rata 41%. Per September kemarin, KPR BCA tumbuh 41,4% YoY menjadi Rp 23,8 triliun. Kenaikan KPR sendiri merupakan yang terbesar ketimbang jenis kredit lainnya.
Sejalan dengan pertumbuhan KPR, Jahja menekankan, pihaknya akan terus memperhatikan pelayanan ke nasabah. Dalam arti, tak bisa KPR terus digenjot tapi servis level berkurang. Jadi, BCA, ungkap Jahja akan terus memonitor proses pelayanan tersebut yang merupakan ujung tombak penjualannya.
Di sisi lain, terkait penurunan BI Rate sebesar 25 bps, BCA tidak akan menurunkan suku bunganya. "BI rate sudah turun 0,25%, tapi kita sudah turunkan bunga kredit sebelumnya, yakni UKM, Korprasi, KPR, dan KKB. Sehingga coba lihat SBDK kita dibanding bank lainnya, saat ini bunga kredit kita salah satu yang cukup rendah," jelasnya. [O-2]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Dahlan Iskan jadi Dosen di Universitas Beijing
Menjadi Negara Maju, RI Mesti Kembangkan Inovasi Teknologi
KEN Pelajari Cara Korsel Lolos dari Middle-Income Trap
Samsung Diminta Jadikan Indonesia Basis Produksi
Belajar dari Korea, KEN Dorong Pendirian Pasar Tani
KEN Minta Industri Korea Tampung Lebih Banyak Tenaga Kerja Indonesia
BRI Jaring Nasabah Baru di IBEX
Perbanas Desak Pemerintah Soal Kepastian Harga BBM
