SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 24 April 2014
Pencarian Arsip

Bank Sumut Tawarkan Kupon Obligasi 9,5-11,5%
Kamis, 26 Mei 2011 | 14:24



[JAKARTA] PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) menawarkan tingkat kupon bunga obligasi 9,50-11,50% untuk obligasi Rp 1 triliun. Untuk Obligasi III senilai Rp 600 miliar perseroan menawarkan kupon 9,50-10,50%, sementara Obligasi Subordinasi (subdebt) senilai Rp 400 miliar di kisaran 10,50-11,50% .

Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan mengatakan, dana Obligasi III akan digunakan perseroan untuk pembiayaan ekspansi kredit, sedangkan subdebt untuk memperkuat permodalan. “Obligasi ini ekspansi kredit dan meningkatkan permodalan CAR Bank Sumut. Jadi, bukan melunasi utang jatuh tempo obligasi yang tahun 1989 dan 1990 kita keluarkan dulu,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/5).

Dijelaskannya, penerbitan subdebt ini akan meningkatkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) 1-2%. Adapun, sebelum pembagian dividen Rp 175 miliar dan stock dividen Rp 257 miliar dari laba bersih kemarin, CAR perseroan berada di tingkat 15,07%, namun setelah pembagian dividen menjadi 14%.

Sementara, untuk kredit, perseroan akan melakukan ekspansi kredit hingga Rp 12,5 triliun atau meningkat 25% (Rp 3 triliun) dari tahun lalu dengan total Rp 9,5 triliun. Sedangkan, Gus menyatakan, pihaknya akan fokus pada kredit mikro yang mana 98% untuk memberikan kredit kepada nasabah hingga plafon Rp 5 miliar.

Saat ini terdapat 36.700 nasabah ibu-ibu dengan plafon Rp 170 miliar. Di mana, pangsa ibu-ibu akan makin besar ke depannya. Gus menambahkan, untuk kredit usaha rakyat (KUR) pihaknya menargetkan dapat menyalurkan Rp 100 miliar dengan plafon Rp 5-10 juta.

Sebagai informasi mengenai obligasi, satuan perdagangan obligasi ini adalah Rp 5 juta dengan peringkat idA+ stable outlook dari Pefindo. Penjamin emisi (underwriter) dari aksi korporasi ini adalah PT Mandiri Sekuritas dengan wali amanat PT Bank Mandiri Tbk. Masa penawaran awal akan digelar pada 26 Mei-4 Juni 2011, efektif pada 23 Juni, penawaran 27-29 Juni, penjatahan 1 Juli dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli. [O-2]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN