SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 31 Juli 2014
Pencarian Arsip

ASEAN akan Susun Indeks Kebijakan Pengembangan UKM
Senin, 2 Mei 2011 | 17:04

Logo ASEAN. [Dok.SP] Logo ASEAN. [Dok.SP]

[JAKARTA] Negara-negara yang tergabung dalam ASEAN sepakat akan menyusun indeks kebijakan dalam pengembangan Unit Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di masing-masing negara anggota untuk memantau kinerja mereka dalam hal pengembangan UKM.

"Untuk memantau kinerja masing-masing anggota ASEAN dalam hal pengembangan UKM, kita akan belajar dari OECD (Organization for Economics Conference and Development) soal indeks kebijakan," kata Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK, Kementerian Koperasi dan UKM, I Wayan Dipta, di Jakarta, Senin (1/5).

Selama ini OECD memiliki indeks untuk memantau setiap kebijakan pemerintah di masing-masing negara anggotanya yang disebut OECD Policy
Index.

Pihaknya akan menyerap pengalaman dari OECD untuk untuk menyusun ASEAN Policy Index for Small Medium Entreprises (SME's) Development. "Dari indeks tersebut kita akan bisa melihat negara mana yang sudah maju UKM-nya dan negara mana yang masih ketinggalan. Itu akan terlihat dari progress report dari masing-masing negara," kata Wayan.

Selama ini, Key Performance Indicator (KPI) dalam hal pengembangan UKM masing-masing negara anggota ASEAN tidak pernah terpantau dengan baik. Padahal, Wayan menambahkan, sampai sejauh ini tulang punggung perekonomian di ASEAN sebagian besar atau mencapai 90 persen ditopang oleh UKM. "Ini saatnya UKM dikembangkan karena kalau tidak diperhatikan sektor ini akan ketinggalan. Jadi agar UKM bisa turut menikmati dampak globalisasi di kawasan, kita harus benahi sektor UKM," katanya.

Menurut dia, UKM di kawasan harus dibenahi dari sisi akses terhadap sumber pembiayaan, jaringan pemasaran, hingga ditingkatkan daya saingnya. "Kita melakukan pertemuan dengan delegasi ASEAN lain untuk bisa merealisasikan program-program UKM, memang sudah ada beberapa program untuk itu," ujarnya lebihi lanjut.

Salah satu yang akan dilakukan adalah meningkatkan daya saing kualitas produksi, transfer teknologi, dan mengembangkan kewirausahaan di kalangan UKM kawasan ASEAN, demikian I Wayan Dipta. [E-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»