2011 Wisman ke Indonesia Melebihi Target 7,6 Juta Orang
Jumat, 30 Desember 2011 | 6:55
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu (dua dari kiri) saat Jumpa Pers Akhir Tahun 2011. [SP/Hendro Situmorang] [JAKARTA] Target kunjungan wisatawan
mancanegara (wisman) ke Indonesia pada tahun 2011 yang ditetapkan dalam rencana
strategis (renstra) ternyata melebihi target. Dari angka 7,1 juta orang menjadi 7,6
juta orang dan naik 8,5 % dibandingkan tahun 2010.
Hal itu
dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, di Gedung
Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (29/12). Dengan demikian, target optimistis yang
diharapkan di angka 7,7 juta orang dapat tercapai dan ada kenaikan.
”Dua bulan
terakhir ini merupakan peak season dan terjadi panen bagi industri pariwisata.
Ini juga berlaku pada kunjungan wisatawan nusantara. Peningkatan ini,
menunjukkan angka pertumbuhan Indonesia yang mencapai dua kali lipat rata-rata
pertumbuhan dunia 4,5 persen,” ungkap Mari.
Untuk perolehan
devisa, sektor pariwisata menyumbang 8,5 miliar dollar AS sepanjang tahun 2011
atau tumbuh 11,8 % dibanding tahun lalu sejumlah 7,6 miliar dollar AS. Angka
ini menempatkan sektor pariwisata di peringkat kelima penyumbang devisa negara.
Oleh karena
itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tahun 2012 mendatang
menargetkan kunjungan wisman ke Tanah Air mencapai 8 juta orang dan
menghasilkan devisa sekitar 8,96 miliar dollar. Meski saat ini tengah
terjadi krisis ekonomi dunia, menurutnya, sektor pariwisata tahan terhadap
krisis.
"Pengalaman
juga menunjukkan pariwisata tahan terhadap krisis. Kalau lihat krisis ekonomi
di tahun 2009, tetap terjadi pertumbuhan wisatawan. Wisatawan asing meningkat
0,36 persen dan wisatawan nusantara 1,2 persen. Diperkiraka krisis 2012 tidak
separah di 2009 perkiraannya," jelasnya.
Selain itupasar
berkembang seperti China, Rusia, dan Australia merupakan negara-negara yang
disasar untuk tahun depan. Negara-negara tersebut tidak mengalami penurunan besar
seperti negara-negara Eropa lain.
Sementara peningkatan pengeluaran wisata juga terjadi pada wisatawan
nusantara (wisnus). Tahun 2010 pengeluaran rata-ratanya adalah Rp 641.76
ribu, dan meningkat menjadi Rp 662.68 ribu per orang per perjalanan.
Sehingga pada triwulan ketiga (angka estimasi) tahun ini pengeluaran wisnus
mencapai Rp 114,64 triliun dari 172,994 juta perjalanan, dibandingkan tahun
2010 sebesar Rp 150,41 triliun. Pertumbuhan sektor pariwisata selama
triwulan I-III 2011 sebesar 6,67% juga lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi
nasional 6,52%. [H-15]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Hari Ini, Presiden Tunjuk Chatib Basri jadi Menkeu
Pemerintah Serius Pikirkan TKI Kalau Ada Maunya Saja
Masuk Rekor Muri, Penjualan Avanza Tembus 1,1 Juta Unit
6,5 Gram Emas Per Tahun Hilang Akibat Bayar Tunai
SBY Lakukan Fit & Proper Test ke Calon Menkeu
