SUARA PEMBARUAN DAILY

Tolak Ajakan Suami

Istri Ditusuk Bertubi-tubi

YEREMIA SUKOYO

Rika Fistika Sari (26) tergolek lemas di ruang rawat inap gedung A lantai 4, RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (9/7) pagi. Rika ditusuk bertubi-tubi oleh Jaya (23), suaminya sendiri setelah bertengkar keras.

[JAKARTA] Rika Fistika Rani (26) masih tergolek lemas di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Kamis (9/7). Ibu satu anak itu ditusuk bertubi-tubi oleh Jaya (23), suaminya sendiri di pinggir Jalan Tipar Cakung, Jakarta Utara, Selasa (7/7) malam. Penusukan terjadi setelah Rika menolak diajak pergi Jaya.

Akibat ulah Jaya, Rika mengalami luka cukup parah di beberapa bagian. Warga RT 15 RW 5, Kelurahan Tipar Selatan, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara itu semula hanya bertengkar biasa karena persoalan keluarga.

Kejadian bermula dari keinginan Jaya yang hendak mengajak Rika main ke rumah kontrakannya guna menjenguk Zikra (1), anak mereka. Pasangan itu diketahui sudah beberapa bulan berpisah karena sang istri sudah tidak sanggup lagi mengalami kekerasan dan menerima perlakuan kasar dari Jaya.

"Awalnya, saya sudah menolak diajak Jaya ke kontrakannya di bilangan Tipar Cakung. Dalam perjalanan, saya sudah lihat niat buruk suami saya karena saya melihat ada pisau belati terselip di pinggangnya," kata Rika ketika ditemui di ruang perawatan RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (9/7) pagi.

Rika menuturkan, dalam perjalanan ke rumah kontrakan suaminya, entah siapa yang memulai tiba-tiba di antara keduanya terjadi saling adu mulut. Setengah memaksa, Jaya menarik tubuh Rika agar cepat masuk ke dalam gang kontrakannya. Tetapi karena terus menolak, akhirnya Jaya mengeluarkan pisau yang terselip di pinggangnya, kemudian menusukkan sebanyak empat kali ke tubuh Rika.

"Tubuh saya ditusuk sebanyak empat kali, dua mengenai bagian depan, dua lagi mengenai pinggang kanan. Saya langsung berteriak dan tidak lama kemudian, Jaya habis dipukuli warga yang melihat aksinya," ucapnya.

Rebutan Anak

Rika sangat menyesalkan tindakan Jaya. Selama ini, sang suami memang tidak mempunyai rasa kasihan terhadapnya. Saat kejadian, badan Rika sebenarnya sudah bersimbah darah. Tetapi, Jaya masih terus mengejarnya. Dia juga mengakui, selama masa dua tahun pernikahannya, Jaya kerap melakukan tindakan kekerasan terhadapnya.

Rika mengaku sudah banyak mengalah. Selama ini, dia merelakan anak satu-satunya diurus oleh sang suami. Kadang, dengan alasan anak, Jaya kerap memaksa Rika main ke kontrakannya. Padahal seperti yang diketahui Rika, Zikra tidak pernah berada di kontrakan sang suami.

"Karena sering dianiaya, saya sempat kabur dari rumahnya di Flores. Selama satu tahun di Flores, saya kerap dijadikan sasaran kekerasannya," ujar Rika.

Akibat kejadian ini, Jaya juga menjadi bulan-bulanan massa. Warga yang kesal melihat tingkah Jaya baru berhenti memukuli setelah aparat kepolisian datang. Karena kejadian ini, Jaya juga dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. [YRS/U-5]


Last modified: 9/7/09