
[MONZA] Angka ini yang berbicara. Hasil 12 seri balapan Formula Satu (F-1) yang telah berlangsung, memperlihatkan kalau pembalap tim Ferrari, Felipe Massa tampil lebih kompetitif dibandingkan rekannya, juara dunia 2007, Kimi Raikkonen. Secara head-to-head dalam balapan, Massa sudah tujuh kali mengalahkan Raikkonen untuk meraih hasil maksimal.
Sementara pada head-to-head hasil kualifikasi untuk menentukan posisi start, pembalap Brasil itu juga unggul delapan banding empat yang diperoleh rekan setimnya asal Finlandia itu. Jika hingga pertengahan musim, atau memasuki 10 seri terakhir, tim Scuderia belum menentukan pilihan mereka mengenai siapa yang bakal menjadi pembalap utama. Rasanya, Ferrari pasti segera mengambil keputusan untuk mendukung secara total satu pembalapnya supaya bisa bertarung maksimal dengan pembalap andalan tim McLaren, Lewis Hamilton.
Saat ini, Massa merupakan kompetitor terkuat yang mampu bersaing dengan Hamilton. Penampilannya yang agresif, saat start balapan Grand Prix Hongaria, 3 Agustus lalu, memperlihatkan kapabilitasnya untuk bertarung dengan Hamilton. Sayang memang, dia tak mampu menyelesaikan lomba karena kerusakan mesin pada sisa tiga putaran akhir. Kemudian pada balapan GP Valencia, pada 24 Agustus, lagi-lagi Massa memperlihatkan kebolehannya dengan mengganjal Hamilton untuk memimpin lomba, sesaat setelah start dimulai.
Pada klasemen sementara, Massa menempati posisi kedua, di belakang Hamilton (70) dengan selisih enam poin. Sementara Raikkonen di posisi tiga tertinggal 13 angka dari sang pemimpin klasemen.
Banyak pengamat yang menilai setelah hasil balapan di jalan raya Kota Valencia ini, Ferrari segera menetapkan Massa sebagai pembalap utama. Namun, pemimpin tim "Kuda Jingkrak" Stefano Domenicali, pada Jumat (29/8) menyatakan, pihaknya tak akan terburu-buru dalam menentukan pilihan pembalap utama. "Jika dibutuhkan, tentunya Kimi (Raikkonen) akan mendukung Felipe (Massa). Kami memang pernah membahas masalah ini pada awal musim lomba. Namun, rasanya kami masih akan menunggu," ujarnya.
Domenicalli juga dengan tegas menyatakan, pihaknya mendukung total penampilan Raikkonen. "Saat Anda meraih hasil terbaik, banyak orang menyalami, dan menepuk Anda dengan mengatakan Anda nomor satu. Tetapi jika Anda berada dalam situasi yang sulit, orang-orang akan berkata ha, ha, Anda sudah tamat. Itu bukan sikap kami kepada Kimi (Raikkonen). Dia tetap merupakan juara dunia, dan berada bersama kami. Kami tak akan meragukan penampilannya. Dia pasti akan kembali tampil baik, mulai saat ini hingga akhir seri balapan di Brasil," tegasnya. [Berbagai Sumber/L-9]