
[MILAN] Pelatih Inter Milan asal Portugal, Jose Mourinho ternyata menyesal bermukim lama di Chelsea. Ia sebenarnya ingin meninggalkan "The Blues" dengan damai. Dalam wawancara dengan situs FeelFootball, pelatih yang membawa Porto juara Liga Champions 2004 itu menyesali satu hal dalam perjalanan kariernya, yaitu keputusannya untuk menetap di Chelsea setelah keberhasilannya meraih Piala FA pada 2007 lalu.
"Jika ada satu momen dalam karier kepelatihan saya, dimana saya menyesali sebuah keputusan, hal itu pastilah hari setelah berlangsungnya Piala FA. Saat itu, agen saya mengabarkan, klub X ingin menjumpai Anda besok, dan saya mengatakan tidak karena saya suka berada di sini (Chelsea), saya tidak ingin pergi, saya ingin tetap di sini," jelasnya
Mourinho juga menegaskan, andaikata saat itu ia memutuskan untuk pindah, maka kecil kemungkinan akan terjadi konflik dengan pihak klub. Dan, ia juga akan punya kesempatan banyak untuk mengatakan "selamat tinggal" kepada para fans Chelsea.
Penyesalan tersebut sangat beralasan. Pasalnya, setelah awal musim 2007-2008 berlangsung, Mourinho ditendang dari Chelsea dan digantikan Avram Grant. Pelatih berusia 45 tahun tersebut meninggalkan Stamford Bridge pada pertengahan September tahun lalu.
Menurutnya, alasan untuk tetap tinggal di London saat itu adalah kecintaan dirinya terhadap Chelsea. Ia begitu dicintai pendukung dan juga para pemainnya.
Namun, katanya, kini ia sudah tidak menatap masa lalu. Baginya, Inter Milan adalah tugas beratnya.
Tugas Mourinho memang sangat berat. Ia harus mempertahankan mahkota juara Seri A Liga Italia yang sudah tiga musim berada di San Siro. Selain itu, tugas yang lebih berat lagi, adalah merebut gelar juara Liga Champions yang lama tidak dirasakan Inter Milan.
[goal.com/W-11]