SUARA PEMBARUAN DAILY

KA Anjlok di Atas Jembatan Kertosono

Penumpang KA Diangkut dengan Bus

[NGANJUK] Anjloknya gerbong kereta api (KA) barang berloko CC-20105 di jembatan Sungai Brantas di Kertosono, Kabupaten Nganjuk, sejak Kamis (28/8) malam menjadikan keberangkatan KA Ekonomi Matarmaja jurusan Malang-Jakarta, dibatalkan, Jumat (29/8). Sebanyak 155 penumpang KA Eksekutif Gajayana jurusan Malang-Yogya-Jakarta, diangkut dengan bus pariwisata.

Kepala Stasiun KA Kota Baru Malang, Setiono, Sabtu (30/8) pagi mengatakan, karena tiket KA Matarmaja bukan pemesanan, sejak Jumat (29/8) tiket langsung tidak dijual. Tetapi karena untuk tiket KA Gajayana berlaku berdasarkan pemesanan, pihak PT KA wajib memberangkatkannya kendati harus naik bus dari Kertosono menuju Jakarta.

Sementara itu, upaya evakuasi dua dari sembilan gerbong KA barang 3502 jurusan Madiun-Surabaya yang anjlok di jembatan Sungai Brantas, Kertosono, dipastikan Sabtu pagi tuntas. Namun, jalur itu belum dapat langsung difungsikan karena harus dilakukan perbaikan pada pemasangan rel baru dan bantalan jembatan.

"Menunggu beberapa waktu dan insya Allah jika pekerjaan ini lancar, paling lambat sore ini jalur bisa normal kembali," ujar Kepala Hubungan Masyarakat PT KA Daops VII Madiun, Eko Budianto.

Tim gabungan penyelidik dari Polres Nganjuk dibantu dari Daops VII Madiun serta Daops VIII Surabaya, sampai Sabtu pagi belum berani menyimpulkan sebab-sebab terjadinya kecelakaan itu. Namun ada dugaan keras, gerbong KA barang itu anjlok akibat kendurnya baut kunci rel hingga membuat rel melar.

"Kekokohan rel berkurang dan batang rel melar keluar," ujar salah seorang anggota tim penyelidik yang minta identitasnya tidak disebutkan.

Terhadap ditemukan rel yang kondisinya patah sepanjang satu meter, menurutnya sebagai salah satu bukti tidak berfungsinya baut pengunci rel secara optimal. Tim belum bisa memberikan kepastian, apakah kendurnya baut pengunci rel itu terjadi karena unsur sabotase.

Yang memprihatinkan, kecelakaan itu sendiri terjadi hanya selang satu hari setelah kunjungan kerja Menteri Perhubungan Djusman Syafi'i Jamil ke Madiun dan Kediri, dengan memuji kesiapan PT KA untuk kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran. [070]


Last modified: 29/8/08