
[MUMBAI] Manajemen General Motors Corp, belum lama ini di Mumbai, India, mengatakan bahwa mereka berkeinginan menginvestasi lagi dana lebih dari US$ 200 juta di salah satu pabrik perusahaan itu yang ada di negara tersebut.
Perusahaan dari Amerika Serikat (AS) yang kini sedang menghadapi banyak persoalan akibat kalah bersaing dengan perusahaan otomotif Jepang dan melemahnya ekonomi AS, berusaha menggandakan sahamnya di India yang dinilai menjadi pasar yang sangat kompetitif.
Fasilitas produksi yang berlokasi di Talegaon, di bagian barat negara bagian Maharashtra, menjadi pilihan GM untuk membangun pabrik baru itu. Lokasi tersebut tepat di samping pabrik kendaraan bermotor GM yang kedua di negara tersebut.
Dengan tambahan suntikan dana tersebut, maka kapasitas produksi tahunan GM sebesar 160.000 unit dapat dikembangkan menjadi 300.000 unit di pabrik yang ada di Talegaon, ungkap manajemen GM dalam sebuah pernyataan.
Pabrik itu akan membuat mesin berbahan bakar disel dan gas. Diperkirakan pabrik itu akan rampung pada kuartal pertama tahun 2010, tambah pernyataan tersebut.
"Kita tidak bisa tetap menjadi pemimpin di industri global tanpa kehadiran yang kuat di India," ujar Karl Slym, Kepala GM di India kepada wartawan seusai menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah negara bagian itu.
Keberadaan GM di India semakin memantapkan diri untuk menangkap sejumlah peluang di pasar kendaraan yang pertumbuhannya begitu cepat di dunia, tambah Slym.
Pabrik mobil dari AS itu, memiliki pabrik lain yaitu di negara bagian Gujarat yang memproduksi Chevrolet dengan nama Tavera, Optra, Aveo, dan Spark. Sedangkan pabrik pabrik baru di Talegaon, akan mampu memproduksi 140.000 kendaraan. Jadi, pabrik GM di India secara keseluruhan mampu memproduksi 225.000 kendaraan per tahun. [Rtr/E-4]