SUARA PEMBARUAN DAILY

Gas Langka di Bogor

Warga di Kota dan Kabupaten Bogor mengeluhkan langkanya gas elpiji isi 3 kg maupun 12 kg di pasaran. Sejumlah agen gas menyatakan, kelangkaan itu karena belum datangnya pasokan kiriman dari Pertamina Pusat. Sejumlah ibu rumah tangga di Kota dan Kabupaten Bogor kepada SP, Kamis (31/7), mengatakan, kelangkaan gas sudah terjadi sepekan ini.

Langkanya gas di pasaran membuat mereka kalang-kabut. Sebab, minyak tanah di wilayah Bogor sudah lama langka dan kalaupun ada, harganya di atas Rp 8.000 per liter. "Sudah hampir seminggu ini saya tidak masak di rumah. Untuk makan keluarga terpaksa membeli makanan matang," ujar Hermawati (45) warga perumahan di Ciomas.

Nunik Nurjanah, pengusaha agen gas di Kecamatan Ciawi mengatakan, kelangkaan gas isi 3 kg dan 12 kg di Bogor karena para agen gas belum mendapat pasokan isi ulang dari distributor dan Pertamina Pusat. "Di gudang saya tabung gas tanpa isi sudah seminggu menumpuk belum diisi ulang," ujarnya. [126]

Didit Majalolo

KERING - Tegar dan Rino melintasi sawah kering di Kampung Ceper, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (29/7). Akibat kekeringan, produksi beras di Kabupaten Bekasi menurun. Hasil panen yang akan dilaksanakan Agustus nanti diperkirakan di bawah angka normal maksimal 5 ton per hektar.

63 Tahun Indonesia Merdeka

Untuk edisi Senin (4/8), kami meminta komentar dan pandangan Anda tentang HUT ke-63 Kemerdekaan RI. Semakin tua usia bangsa ini, ternyata masih banyak persoalan yang belum terselesaikan. Kirimkan komentar dan saran Anda melalui:

deskmetro@yahoo.com

koransp@suarapembaruan.com

Faks: (021) 8006131 atau 8007262

SMS 0811130165


Last modified: 31/7/08