SUARA PEMBARUAN DAILY

Situs Yulindra Gallery Diluncurkan

Kesabaran dalam Goresan Borobudur

Istimewa - Lukisan berobjek Borobudur karya I Made Supena.

[JAKARTA] Pelaku seni rupa Indonesia, Yuli I Setyohadi, mengembangkan sayap untuk galeri seninya, Yulindra Gallery agar bisa memenuhi visi go international, yaitu dengan meluncurkan situs resminya www.yulindragallery.com. Situs yang baru aktif mulai 31 Juli ini bertujuan membawa karya-karya pelukis bangsa Indonesia ke dunia internasional.

Selama ini, Yulindra Gallery berusaha me- ngedepankan karya-karya pelukis Indonesia. Yulindra menjadi salah satu galeri yang paling aktif dalam menampilkan karya-karya para pelukis Indonesia dengan ciri karya seni yang tinggi, unik, dan mempunyai orientasi realis.

"Memang, galeri ini lebih memfokuskan diri ke lukisan beraliran realis, mulai dari karya pelukis senior ataupun muda berbakat. Galeri ini telah menggelar lebih dari 50 kali pameran, baik di dalam maupun di luar negeri. Dengan kehadiran situs nanti, saya berharap, mata dunia bisa semakin terbuka dengan hasil karya para pelukis Indonesia," ujarnya di Jakarta, Minggu (27/7).

Untuk acara peluncuran situs tersebut, pada 31 Juli di Sriwedari Garden, Hotel Sultan, Jakarta, Yulie mengkolaborasikan berbagai bentuk seni. Selain menampilkan konfigurasi balet air, pada acara yang juga bertepatan dengan hari ulang tahunnya itu, juga akan disajikan acara fesyen dan hiburan.

Pameran lukisan yang diberi tema "Enchating Colour" akan memberikan daya tarik tersendiri bagi para undangan. Dalam pameran yang berlangsung hingga 14 Agustus 2008 ini, Yuli menampilkan puluhan karya dari pelukis I Made Supena, Kardy Balowa, dan Haryanto.

I Made Supena, pelukis jebolan Universitas Udayana, Bali, menampilkan 10 lukisan ekspresionis yang seluruhnya bertemakan semangat kesabaran pada periode 2008 ini. Sementara itu, Kardy Balowa, yang sampai kini juga masih aktif mendalang, menampilkan sembilan lukisan realis dan dekoratif. Sementara Haryanto lebih menonjolkan objek binatang dalam sapuan-sapuan kuasnya yang membentuk garis-garis realis.

Objek Candi

Dari 10 lukisan karya Supena, didominasi oleh lukisan dengan objek candi Borobudur, sisanya adalah lukisan pemandangan. Beberapa tema yang dia angkat dalam lukisan berobjek Borobudur, seperti Monumen Kedamaian, Cahaya Peradaban II, Spirit Keagungan, Borobudur Cahaya Kuning, dan Borobudur dalam Putih.

Mengenai alasan mengangkat Borobudur sebagai semangat kesabaran, Supena menjelaskan, dalam bangunan candi tersebut ada nilai-nilai humanisme yang menjunjung kepercayaan diri dalam mengarungi kehidupan.

"Borobudur itu bukan hanya sebuah monumen, candi, atau bangunan peninggalan zaman dahulu. Di dalam Borobudur mengandung banyak makna seperti semangat kesabaran dan keimanan," kata Supena. [F-4]


Last modified: 30/7/08