SUARA PEMBARUAN DAILY

Menteri ESDM:

Hipmi Bisa Lebih Berperan di Sektor Energi

[JAKARTA] Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) bisa lebih berperan di sektor energi, kelistrikan, dan pertambangan.

"Tahun lalu, investasi kita tercatat Rp 140 triliun yang tersebar di sektor migas, kelistrikan, dan pertambangan, serta tahun ini ditargetkan Rp 200 triliun," katanya saat menerima Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi Erwin Aksa di Jakarta, Rabu (30/7).

Erwin yang didampingi Sekjen Ridwan Mustofa dan pengurus lainnya memperkenalkan kepengurusan baru BPP Hipmi sebagai hasil Musyawarah Nasional XIII di Nusa Bali, 20 Juli lalu. Menurut Purnomo, peluang investasi tersebut belum termasuk pengusahaan batu bara yang menjadi kewenangan daerah.

Anggota Hipmi, lanjutnya, bisa memanfaatkan peluang besar tersebut untuk berkiprah dan ber-usaha di negeri sendiri dan Departemen ESDM siap memfasilitasinya. Namun, Purnomo mengingatkan, pihaknya hanya bisa mendorong dan memfasiltasi, dan tidak dapat memberikan keistimewaan kepada pengusaha.

"Aturannya tetap harus diikuti. Kesempatan dan peluangnya ada. Silakan, kami terbuka bagi teman-teman" katanya.

Erwin Aksa mengatakan, anggota Hipmi saat ini mencapai puluhan ribu dan tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut dia, hambatan yang sering ditemui adalah kerap kali sulit mengikuti prosedur pengadaan barang dan jasa, serta eksplorasi di sektor pertambangan.

"Kami ingin menaikkan derajat pengusaha daerah yang rata-rata UKM (usaha, kecil, dan menengah) bisa berperan dalam pengadaan barang dan jasa," katanya.

Erwin meyakini, anggotanya mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan investasi baik migas, kelistrikan, maupun pertambangan. [ANT/M-6]


Last modified: 31/7/08