SUARA PEMBARUAN DAILY

Ronaldinho dan Robinho Tampil di Olimpiade

AFP - Ronaldinho

AP - Robinho

[SAO PAULO] Meski sering mencetak pemain andal dan terkenal tangguh di Piala Dunia, ternyata Brasil belum pernah merasakan emas Olimpiade. Oleh karena itu, Brasil mengirimkan bintang-bintang terbaiknya untuk meraih emas pertama pada Olimpiade Beijing, 8-24 Agustus mendatang.

Selama ini, raihan maksimal Brasil di pentas olimpiade hanyalah medali perak, yaitu pada Olimpiade Los Angeles 1984 dan Seoul 1988. Pencapaian itu bahkan menurun terus. Terakhir, tim hijau-kuning hanya mampu mendapat medali perunggu pada Olimpiade Atalanta 1996.

Untuk meraih sukses di Beijing nanti, bintang-bintang yang berlaga di berbagai kompetisi di Eropa dimainkan, seperti Ronaldinho (Barcelona), Robinho (Real Madrid), Marcelo (Real Madrid) Alexandre Pato (AC Milan), Diego (Werder Bremen) dan Lucas Leiva (Liverpool), dan Anderson (Manchester United). Khusus Ronaldinho dan Robinho, mereka menjadi dua dari tiga pemain yang berumur di atas 23 tahun. Satu pemain senior lainnya, adalah Thiago Silva (Fluminense). Di Olimpiade, masing-masing tim membawa 18 pemain, dan tiga di antara boleh di atas 23 tahun.

Mereka akan ditangani pelatih Carlos Dunga. Mereka akan berlatih bersama selama 15 hari hingga berangkat ke Beijing. "Di ajang-ajang besar seperti Olimpiade, pengalaman merupakan faktor sukses utama. Pemanggilan sejumlah pemain kelahiran di atas 1985 merupakan bagian dari rencana menampilkan tim yang bermodal lengkap, yaitu pengalaman pemain senior, kemampuan individu, kematangan mental, dan kekuatan pemain muda," jelas Dunga.

Nama Lain

Selain nama-nama pemain di atas, pelatih berusia 44 tahun itu akan membawa dua kiper Diego Alves (Almeria) dan Renan (Internacional). Pemain lain yang dibawa, adalah bek Ilsinho (Shakhtar Donetsk), Rafinha (Shalke), Alex Silva (Sao Paulo), Breno (Bayern Muenchen). Selain itu, Dunga akan mengandalkan Hernanes (Sao Paulo), Thiago Neves (Fluminense). Nama lain yang mendapat kepercayaan Dunga, adalah Rafael Sobis (Real Betis) dan pemain baru Manchester City, Jo.

"Dengan kombinasi pemain tua-muda, permainan lini tengah dan depan kami bisa memainkan variasi permainan cepat dan bola-bola mati," tandas mantan bek Brasil yang juga bagian tim Brasil pada Olimpiade Los Angeles 1984 dan Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat itu.

Pernyataan Dunga berkaitan dengan hasil rangkaian laga uji coba tim Olimpiade Brasil bulan lalu, yaitu mengalahkan tim berisi pemain-pemain terbaik Liga Brasil musim lalu 3-0, dan klub Rio De Janeiro (1-0).

Pada Olimpiade nanti, Brasil akan berada di Grup C bersama dengan Belgia, Tiongkok, dan Selandia Baru. Laga perdana melawan Belgia akan berlangsung pada 7 Agustus, sehari sebelum Olimpiade resmi dibuka. [AP/ATW/W-11]


Last modified: 8/7/08