[JAKARTA] Sejumlah partai politik (parpol) yang dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2009 menyambut gembira pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mereka pun yakin dapat meraih suara yang cukup signifikan pada pemilu mendatang.
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menargetkan 15 persen suara, sedangkan Partai Republika Nusantara (RepublikaN) memasang target antara 5 hingga 10 persen pada pemilu 9 April 2009.
Menurut Sekjen DPP Gerindra, A Muzani kepada SP, Selasa (7/7) malam, keyakinan meraih target tersebut karena hingga kini anggota partai itu hampir mencapai 3 juta orang. Kemudian, infrastruktur partai sudah mencapai tingkatan kecamatan dan ranting/desa. "Kami yakin jumlah anggota akan terus bertambah," kata dia.
Dijelaskan, sasaran partainya yang akan diraih pada pemilu mendatang, yakni kaum muda, nelayan, petani, dan pedagang. Khusus kalangan muda, kata dia, partai melirik usia produktif, yakni usia 20 hingga 45 tahun.
Yang jelas, ujar dia, Partai Gerindra akan dipenuhi oleh figur-figur yang memiliki kesadaran akan perbaikan bangsa. Selain mencanangkan target, Gerindra juga akan segera menentukan calon pemimpin bangsa ini.
Salah satu syarat pemimpin yang akan didukung adalah muda, berkualitas, dan tegas. Sejak berdiri, partai ini disebut-sebut sebagai partai "milik" mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Prabowo Subianto.
Suara Golput
Secara terpisah, Partai RepublikaN juga yakin bisa meraih suara 5 hingga 10 persen suara. Menurut Ketua DPP RepublikaN, Anton Suseno, saat ini anggota partainya banyak berasal dari masyarakat transportasi dan pendidikan.
Namun, ujar mantan atlet nasional itu, partai juga berusaha meraih suara dari kelompok masyarakat yang belakangan lebih memilih untuk tidak menggunakan hak pilih atau disebut golongan putih (golput).
Menurut Anton, salah satu strategi untuk meraih simpati golput dan suara massa mengambang adalah dengan menerapkan standar intenasional (ISO) pada manajemen partai.
Setelah dinyatakan lolos, RepublikaN akan segera menentukan pemimpin bagi bangsa ini yang akan mereka ajukan. Sejauh ini, RepublikaN disebut-sebut akan mencalonkan mantan Gubernur DKI Sutiyoso, namun belakangan ini beberapa daerah menyebut nama Sri Sultan Hamengku Buwono X. [M-16]