PT Kobatin belum lama ini melakukan kegiatan menebarkan berbagai macam jenis bibit ikan di puluhan kolong atau waduk bekas tambang timah seluas 30,4 hektare yang terletak di Desa Nibung Utara, Bangka Tengah. Sebanyak 5.000 ekor bibit ikan yang ditebar, terdiri dari jenis nila, emas, dan gurami, dan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup tahun 2008. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menggugah rasa peduli masyarakat terhadap lingkungan yang makin rusak. Program ini diselenggarakan agar kita semua tergugah membangun dan menjaga lingkungan kita agar lebih baik. Diharapkan agar masyarakat juga ikut bertanggung jawab melestarikan lingkungannya.
Suwanto, ketua panitia kepada SP di Pangkalpinang, Senin (7/7) mengatakan, saat ini baru sebagian kolong yang dimanfaatkan untuk budi daya ikan air tawar. Namun, nanti diharapkan PT Kobatin melakukan penebaran ikan pada 115 kolong lain dengan luas total 314,4 hektare. Sejumlah ikan yang ditebar diperkirakan bisa menyebar dan berkembang ke kolong-kolong lain sampai ke sungai yang ada di daerah ini. [055]
Kualitas biji kakao petani Sumatera Barat (Sumbar), ternyata belum memenuhi standar mutu nasional (SNI). Hal itu berdampak kepada ekspor kakao yang relatif kecil, dibandingkan dengan total produksi petani. Namun, volume ekspor biji kakao Sumbar dari tahun ke tahun secara makro meningkat dan masuk dalam komoditas utama ekspor Sumbar.
Sebenarnya, menurut Kepala Sub Dinas Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar, Yeni Watri, kakao mempunyai potensi untuk berkembang dengan baik dalam bentuk ekspor biji kakao, maupun hasil olahannya. Di Sumbar, ekspor kakao yang dilakukan masih dalam bentuk biji yang belum difermentasi. Dalam bentuk itu saja, kata Yeni masih ditemukan beberapa permasalahan.
"Kendala atau persoalan yang ditemukan antara lain, mutu yang belum memenuhi SNI, produktivitas yang masih rendah, masih diperdagangkan dalam bentuk biji yang belum difermentasi," katanya kepada SP, Minggu (6/7). Tahun 2007, nilai ekspor kakao Sumbar mencapai US$ 10, 7 juta atau 0,75 persen dari total nilai ekspor Sumbar. [BO/N-6]

SP/Luther Ulag
PENAWARAN SAHAM ADARO ENERGY - Ratusan calon investor antre mengambil formulir penawaran saham Adaro Energy Tbk, Selasa (8/7) pagi di Semanggi Expo, Jakarta. Harga saham Adaro ditetapkan pada Rp 1.100 per saham dengan jumlah saham 11,139 miliar lembar atau senilai 34,8 persen. Pencatatan saham Adaro di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan tanggal 16 Juli 2008 mendatang.

SP/Luther Ulag
CEO TERBAIK 2008 - Menteri Perindustrian RI, Fahmi Idris (tengah) didampingi Pemimpin Perusahaan PT Jurnalindo Aksara Grafika, Soebronto Laras (kiri) secara simbolis menyerahkan piagam dan piala kepada Direktur Utama Bank Muamalat, A. Riawan Amin (kanan) sebagai Chief Executive Officer (CEO) of The Year 2008 pada malam penganugerahan Bisnis Indonesia Award, Senin (7/7) malam di Jakarta. Bank Muamalat juga memperoleh penghargaan sebagai Bank Umum Nasional Terbaik dalam penyaluran kepada sektor riil tahun 2008.

SP/Ignatius Liliek
PENJUALAN ELEKTRONIK MENINGKAT - Calon pembeli melihat televisi LCD di gerai toko elektronik di Plaza Pinangsia, Glodok, Jakarta, Senin (7/7). Penjualan produk elektronik terutama televisi pada semester satu periode Januari-Juni 2008 mengalami peningkatan hingga 20 persen.

SP/Ignatius Liliek
ANTI-UTANG - Aktivis dari Koalisi Anti-Utang (KAU) berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Jakarta, Senin (7/7). Unjuk rasa ini menuntut negara G-8 untuk melakukan penghapusan utang tanpa syarat kepada negara selatan, termasuk Indonesia. Pertemuan ke-34 kepala negara anggota G-8 saat ini berlangsung di Hokaido, Jepang, sampai dengan Rabu (9/7).