SUARA PEMBARUAN DAILY

Sajak Alex R Nainggolan

Selembut Malam

ada yang luput aku ingat tentang cinta

seperti juga malam yang menjemput

terasa lembut

dan engkau rebah di bahuku

mengusir penat dan bayangan takut

yang melulu tumbuh di kepalaku

hangat dirimu telah mencabut

segala keputusasaan

yang gandrung mengurung

Jakarta, 2008

*

Ingatan pada Laut

selalu aku ingat padamu

laut yang hitam terbenam

di batas senja yang kaku

seperti kepergianmu

yang tiba-tiba tak sempat kurekam

bahkan kupahatkan pada bongkahan karang

di dasar laut yang berkubang

memberi kabar pada ikan-ikan

melepasnya ke samudera yang luas

selalu aku ingat padamu

setiap kali laut memejam

dalam debur ombak yang membuatku oleng

hampir karam diterjang pisau waktu

begitu tajam

dan terasa ngilu

di pangkal hatiku

pada setiap kecupan kita

yang telah merobek semua pintu sunyi

berkelebat pada desir angin yang tak rampung

tak usai ditampung

kesedihan yang meraung

tidak, aku tak pernah meneteskan airmata

untuk hal-hal yang begitu romantis

segala yang tersisa manis di ujung lidahku

hanya perih ini kuarungi lagi

terjebak di tengah laut

tenggelam di dalam pedih yang larut

terbungkus sunyi

*

Jakarta, Februari 2008

Ujung Perih

ujung perih ini

selalu kusimpan sendiri

kuletakkan di rak buku

agar kata-kata bisa berdarah lagi

mungkin setelah itu aku a

kan menulis puisi

menanak segala yang muram

agar kembali ceria

ujung perih ini

kutinggalkan sedikit

di bibirmu

agar bisa kucium lagi

melumatnya sampai sekarat tamat

dan kita mengenang hal yang sederhana

semacam cinta berdua

ujung perih ini

kurekam dalam telepon genggam

menjadi gambar

sebab hidup ternyata

penuh dengan kelakar

Jakarta, 26 Februari 2008

*

Sehabis Petaka

sehabis petaka

kita kembali menyusun

rakaat-rakaat yang lama

tanpa sadar, doa kita yang sungsang

tak kunjung sampai

dan kita menunggu bencana hinggap

lagi dan seterusnya

berpura-pura sedih

terlibat pada isak dan tangis

tanpa ingat,

jika kita tak pernah peduli

sebenarnya

lagi dan lagi

Jakarta, 5 Februari 2008


Last modified: 13/6/08