SUARA PEMBARUAN DAILY

Ajakan Golput Warnai Pilkada Sumut

[MEDAN] Di tengah maraknya penyebaran selebaran berisikan ajakan golput dan saling fitnah, masyarakat Sumatera Utara (Sumut), Rabu (16/4) pagi, berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih pasangan gubernur dan wakil gubernur periode 2008-2013. Lima pasangan bertarung, masing-masing Ali Umri - Maratua Simanjuntak, Tritamtomo - Benny Pasaribu, RE Siahaan - Suherdi, Abdul Wahab Dalimunthe - Muhammad Raden Syafii, dan Syamsul Arifin - Gatot Pujo Nugrogo.

Pantauan SP di sejumlah TPS di Medan, Rabu pagi, pelaksanaan pilkada berjalan lancar. Masyarakat berdatangan dengan tertib ke TPS-TPS, sementara aparat kepolisian dibantu anggota lingkungan masyarakat dan TNI terlihat berjaga-jaga di setiap TPS.

Berkaitan dengan isu mobilisasi massa dari luar Sumut untuk memilih, Polda Sumut melakukan pengamanan ekstra ketat di wilayah perbatasan dengan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Riau, dan Sumatera Barat. "Sejauh ini belum terdeteksi adanya mobilisasi massa dari luar provinsi," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Nuruddin Usman, Rabu pagi.

Selebaran yang mengajak masyarakat untuk golput beredar di Kecamatan Stabat, Hinai, Tanjung Pura, Gebang, Pangkalan Brandan. Dalam selebaran ini tertulis bahwa kelima pasangan calon tersebut bermasalah. Ketua Panitia Pengawas Pemilih Kecamatan Gebang, Abdul Malik Ariadi mengatakan, selebaran ajakan golput itu berjumlah ribuan dan ditebarkan orang tak dikenal yang mengendarai mobil boks warna putih. [AHS/153]


Last modified: 16/4/08