[JAKARTA] Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar) Brigjen Pol Zainal Abidin Ishak dicopot dari jabatannya. Pencopotan itu terkait erat dengan maraknya pembalakan liar di provinsi itu.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Markas Besar Kepolisian RI, Irjen Pol Abubakar Nataprawira mengatakan, Zainal Abidin selanjutnya menduduki pos staf ahli Kapolri. Menurut Abubakar, keputusan pencopotan itu diambil berdasarkan hasil rapat Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tertinggi (Wanjakti) Mabes Polri.
"Saya kira, ada kaitannya dengan itu (pembalakan liar, Red). Diharapkan, tidak terjadi lagi pembalakan liar," ujar Abubakar di Mabes Polri, Rabu (16/4). Pengganti Zainal adalah Brigjen Nata Kusuma, yang saat ini menjabat sebagai Kapusdalops Mabes Polri. Selain Zainal, Kapolres Ketapang, Kalbar, AKB Gustav Leo juga ikut dicopot
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Sutanto menegaskan, pihaknya tetap mengembangkan penyidikan kasus pembalakan liar di Kalbar yang melibatkan aparat kepolisian di Polres Ketapang dan dinas kehutanan setempat. "Yang jelas, kita sudah mengambil langkah terhadap tiga pejabat yang ada di Polres Ketapang yang terbukti ada keterkaitan. Sekarang proses penyidikan berlangsung terus ," kata Sutanto, Selasa (15/4).
Menurut Kapolri, sampai saat ini belum ada penambahan jumlah aparat yang terlibat. Namun itu sangat tergantung hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan sejumlah pihak lain, termasuk soal dugaan keterlibatan Kapolda Kalbar. "Kalau dia terlibat akan diberi sanksi sesuai dengan tingkat kesalahan tentu. Kalau terbukti KKN, ya dibawa sampai pidana," tegasnya. [G-5/146/A-21]