SUARA PEMBARUAN DAILY

Voli Proliga

Pemain Bank Jatim Dikarantina Jelang "Final Four"

[SURABAYA] Pemain tim putri juara bertahan Surabaya Bank Jatim dikarantina dalam sebuah tempat khusus, agar lebih fokus menghadapi babak final four kompetisi Sampoerna Hijau Voli Proliga 2008 di Bandung, 25-27 April.

Manajer Surabaya Bank Jatim, Edi Rusianto kepada Antara di Surabaya, Selasa (15/4), mengemukakan, langkah karantina dilakukan agar konsentrasi seluruh pemain tidak terganggu dan bisa menjalankan program latihan dengan maksimal."Setelah seri ketiga di Jember pekan lalu, seluruh pemain kami karantina di salah satu hotel di Surabaya. Langkah ini juga sudah kami lakukan pada musim lalu dan hasilnya cukup bagus, karena kami bisa merebut juara," katanya.

Edi menegaskan, pada Proliga musim 2008, timnya mematok target bisa mempertahankan gelar juara. Sejauh ini, penampilan Rianita Panirwan dan kawan-kawan terus menunjukkan peningkatan. Bank Jatim masih menyisakan dua laga pada seri terakhir di Jakarta 18-20 April ini, melawan tuan rumah Jakarta Electric PLN dan Jakarta BNI Taplus.

Jakarta Elektrik yang juara Proliga 2004 merupakan satu-satunya tim yang pernah mengalahkan Surabaya Bank Jatim, dari delapan laga yang sudah dimainkan pada musim ini. Namun, Edi menyebut, dua tim lain yang lolos final four yakni Gresik Petrokimia dan Jakarta BNI Taplus juga patut mendapat perhatian dan tidak bisa dipandang "sebelah mata". "Kami kalah dari Jakarta Electric, karena saat itu kekuatan tim tidak sebagus sekarang. Karena itu, kami optimis bisa membalas mereka di Jakarta nanti," kata Edi.

Ia menyebut, kehadiran dua mantan pemain nasional asal Tiongkok, Wang Ting dan Zhang Jing mampu menambah penampilan tim. Keduanya menjadi motor serangan untuk mendulang poin. "Justru yang kami waspadai saat ini adalah faktor nonteknis. Kalau mental tanding, teknik dan fisik, sudah tidak ada masalah," dia menambahkan.

Pelatih Jakarta Electric, Victor Laiyan mengakui kalau Bank Jatim merupakan lawan paling berat dibandingkan dua tim lain yang lolos empat besar. "Saya selalu tekankan kepada pemain bahwa semua tim yang dihadapi adalah lawan berat. Mereka tidak boleh lengah dan harus tetap tampil maksimal," katanya. [W-11]


Last modified: 16/4/08