![]()
[TURIN] Laga Juventus versus Parma pekan ke-31 yang sempat tertunda akibat insiden tewasnya seorang pendukung Parma beberapa waktu lalu, akan digelar di Stadion Olimpico di Torino, Turin, markas Juventus akan digelar Rabu (16/4) malam atau Kamis (17/4) dini hari WIB. Duel ini akan disiarkan langsung oleh Trans7 mulai pukul 01.30 WIB.
Juventus, yang berhasil meraih tiga kemenangan, satu kali kalah, dan sekali imbang dalam lima laga terakhirnya dipastikan akan tampil percaya diri.
Pada laga "giornata" ke-33 melawan AC Milan pekan lalu, Alessandro Del Piero dan kawan-kawan berhasil menang 3-2. Hasil tersebut mengantar "Si Zebra, ke posisi tiga dengan 61 poin atau 10 poin di bawah AS Roma di posisi kedua. Posisi ini cukup bagi Juventus untuk menuju Liga Champions musim depan.
Selain itu, kemenangan atas Milan menjadikan "Si Nyonya Tua", tim yang tak pernah kalah saat menghadapi tiga klub besar Italia, yaitu Inter, Roma, dan Milan.
Menghadapi Parma, Juventus dipastikan akan kembali menurunkan formasi terbaiknya. Pemain serbabisa, gelandang Hasan Salihamidizc, yang mencetak dua gol saat melawan Milan dipastikan akan kembali diturunkan. Del Piero dan David Trezeguet juga siap diturunkan sejak awal. Del Piero ikut menyumbang satu gol ke gawang Milan pekan lalu.
Zdenìk Grygera, Giorgio Chiellini, Nicola Legrottaglie, dan Cristian Molinaro, juga tampaknya akan kembali dipercaya berjaga di depan kiper Gianluigi Buffon.
Lini tengah Juventus juga masih terbukti solid dengan dukungan Pavel Nedved, Mauro Camoranesi, Tiago Mendes, dan Salihamidizc.
Meski statistik Juventus tampak luar biasa, Parma tidak bisa diremehkan. Tim asuhan Hector Cuper ini sedang berjuang keras menjauhi zona degradasi. Dipastikan, mereka bersemangat untuk menang. "Gialloblu" saat ini menduduki posisi 17 klasemen dengan 31 poin, atau hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.
Penyerang Cristiano Lucarelli kembali akan diandalkan menjebol gawang Juventus. Parma sepertinya masih mempercayakan gawangnya kepada Luca Bucci. Fernando Couto, Giulio Falcone, Paolo Castellini, dan Massimo Paci juga cukup kokoh menjaga barisan belakang Parma.
Mendukung
Empat gelandang, Andrea Gasbarroni, Stefano Morrone, Daniele Dessena, dan Luca Cigarini terbukti mampu mendukung serangan dan pertahanan. Cristiano Lucarelli dan Igor Budan juga masih menjadi pilihan utama lini depan.
Melihat materi pemain, Parma masih berpeluang menjungkalkan Juventus sekaligus menjauh dari zona degradasi. Memasuki akhir musim yang tinggal menyisakan enam laga, Parma dipastikan akan bermain habis-habisan untuk tiga poin. Hasil seri masih membuka peluang klub penghuni posisi zona degradasi untuk menyalib Parma sekaligus mengirim Parma ke Seri B.
Dalam enam laga terakhir, Parma punya catatan lumayan. Parma tercatat meraih satu kemenangan, sekali kalah, dan tiga hasil imbang dalam lima laga terakhirnya. Dari lima laga itu, Parma selalu mencetak gol dalam empat pertandingan. Sebuah catatan bahwa produktivitas Parma masih membahayakan lawan.
Dengan misi bertahan di Seri A, Juventus tak akan menang mudah meski bermain di kandang sendiri. Yang menarik justru duel individual. Penyerang Juventus Alessandro Del Piero, yang masih ingin bermain di Piala Eropa 2008, tentu akan menjadikan laga itu sebagai tempat "cari muka" bagi pelatih Italia Roberto Donadoni. Ia tentu ingin mencetak banyak gol. Namun, kiper Luca Bucci juga ingin membuktikan bahwa dia juga layak menjadi kiper tim nasional Italia. [AP/Rtr/ATW/W-11]