[SURABAYA] Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Bambang Suranto mempersilakan tiga orang jenderal purnawirawan TNI AD maju meramaikan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim). Namun, melarang setiap anggota TNI AD di Jatim terlibat dalam tim sukses salah satu dari ketiga mantan perwira tinggi itu.
"Mereka bertiga kan sudah pensiun. Jadi, boleh maju ke pemilihan kepala daerah (pilkada). Kalau sampai saya mendengar ada oknum anggota TNI AD aktif ikut menjadi tim sukses, tidak menutup kemungkinan oknum prajurit itu akan kita pecat," kata Bambang, di Surabaya, baru-baru ini.
Pernyataan itu disampaikan menjawab pertanyaan wartawan berkaitan dengan tampilnya Mayjen TNI (Purn) Djoko Subroto, Brigjen TNI (Purn) Suhartono, dan Brigjen TNI (Purn) Mujiono sebagai calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jatim.
Khusus untuk Brigjen TNI Mujiono yang bulan lalu resmi pensiun dini, sesudah positif maju bersama Khofifah Indar Parawansa, risikonya harus meninggalkan kursi jabatan sebagai Kasdam V/Brawijaya.
Djoko maju sebagai Cagub Jatim melalui koalisi beberapa partai kecil, Suhartono mendampingi Cagub Achmady yang menjabat Bupati Mojokerto yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa, serta Mujiono yang disandingkan dengan Kho- fifah, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dija- gokan Partai Persatuan Pem-bangunan. Soenarjo (Wagub Jatim) yang berpasangan dengan Ali Maschan Moesa yang diajukan Partai Golkar. [070/080]