SUARA PEMBARUAN DAILY

138 Desa di Banten Kembangkan Agrobisnis

[SERANG] Sebanyak 138 desa yang tersebar di lima kabupaten/kota di Provinsi Banten mendapat program Pengembangan Usaha Agrobisnis Pedesaan (PUAP) yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 100 juta per desa.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian (Deptan), Hasanuddin Ibrahim, pada acara sosialisasi program PUAP di Aula Setda Banten, Senin (14/4).

Program ini merupakan program terobosan Deptan untuk penanggulangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja di pedesaan. Ini juga dimaksudkan untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah pusat dan daerah serta antarsubsektor, katanya.

Dikatakan, program PUAP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri yang dikoordinasikan oleh Kantor Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.

"Secara nasional program PUAP difokuskan pada 10.000 desa tertinggal di seluruh Indonesia, yang tersebar di 33 provinsi, 379 kabupaten/kota, dan 1.834 kecamatan miskin," ujarnya.

Program PUAP memiliki sasaran, meningkatnya kesejahteraan rumah tangga tani miskin dan berkembangnya usaha agribisnis yang mempunyai transaksi hasil usaha harian, mingguan, dan musiman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten, Egy Djanuiswaty menjelaskan, desa-desa yang mendapat program PUAP di Banten antara lain tiga desa di Kota Tangerang, 35 desa di Kabupaten Lebak, 35 desa di Kabupaten Serang, 35 desa di Kabupaten Pandeglang, dan 30 desa di Kota Tangerang. [149]


Last modified: 16/4/08