[JAKARTA] Audisi Kontes Dangdut Indonesia (KDI) ke-5 untuk zona Jakarta telah rampung pelaksanaannya. Sembilan calon kontestan terpilih untuk masuk Gerbang KDI-5, sehingga jumlah seluruh calon kontestan KDI-5 ada 60 orang dari 26 kota. Kesembilan calon kontestan itu merupakan penyusutan dari 20 calon kontestan final audisi kontes dangdut produksi Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) untuk wilayah ibu kota yang diselenggarakan Selasa (15/4) malam.
Kesembilan calon kontestan terpilih berdasarkan proses penjurian oleh dewan juri yang menilai cara menyanyi, berpakaian, berperilaku, dan penampilan di panggung. Dewan juri terdiri dari Chyntia Sari, Baim, dan Merry Putrian. Di babak 20 besar, dewan juri banyak mengomentari penampilan calon kontestan yang kurang maksimal.
Selain penampilan, dewan juri juga mengomentari penggunaan kostum, perilaku, dan latar belakang para calon kontestan. Seperti yang terjadi pada Sherly Ervyani, peserta dengan nomor J-0242, dikomentari karena kostum yang tidak cocok untuk menyanyi. Kostum yang dikenakan mengganggu penampilannya. Menurut dewan juri, proses seleksi tersebut bertujuan untuk mengeksplorasi diri calon kontestan itu sendiri.
Hal senada juga dikatakan Chyntia Sari. Menurutnya, komentar dan kritik juri untuk mendukung tujuan KDI yang tidak hanya mencari kontestan yang mampu menyanyi saja. "Itu semua kan buat modal eksistensi karier mereka di kemudian hari. Jangan sampai perilakunya bikin malu KDI," katanya.
Para calon kontestan yang terpilih adalah yang berpenampilan terbaik. Mereka terdiri dari Ely Sobana, Helga Agustika, Sri Safitri, Khinasye RT, Dewi Prihatini, Eva Nismayantono, Mulyadi, dan Roni Satria. Usai acara, calon kontestan Helga menyatakan akan memperbaiki kostumnya yang terlalu seksi. Pasalnya, juri menilai pakaian yang digunakannya menyerupai kostum yang dipakai pedangdut yang sekarang ini dicekal di berbagai daerah.
Sementara itu, 60 total calon kontestan pada Gerbang KDI tersebut akan menyusut menjadi 28 orang. Ke-28 orang ini yang nantinya berhak menyandang status kontestan KDI-5. Berbeda dengan kontes sebelumnya, KDI-5 menggunakan format tanding ulang bagi peserta di posisi ketiga. Selain itu, para kontestan akan diadu dengan peserta dari kota-kota lain. Hanya dua kontestan dengan poling SMS tertinggi yang lolos.
Pada babak praaudisi, peserta kembali menunjukkan kemampuan di hadapan para juri. Jika dinyatakan lolos dalam babak ini, peserta akan maju ke babak final audisi dengan tim juri yang berbeda pula. Babak ini akan diikuti oleh 50 peserta terbaik. Jadi peserta dari berbagai wilayah Nusantara diperkenankan untuk mengikuti audisi di kota ini. Namun, perjuangan mereka belum berhenti karena peserta audisi akan menjalani proses penyaringan lanjutan sampai akhirnya terpilih peserta terbaik untuk mewakili audisi zona Jakarta di babak gerbang KDI -5 yang digelar 20 April mendatang.
Bintang-bintang KDI yang berasal dari kota audisi Jakarta memang dikenal banyak menuai prestasi membanggakan. Sebut saja nama Lola, Selfi, Monica, Wulansari, Yuli, Rino, Asep, dan Irma. Para bintang dangdut muda berbakat itu diakui memiliki kemampuan di atas rata-rata.
Di sisi lain, antusiasme masyarakat Jakarta terhadap penyelenggaraan KDI cukup tinggi. Hal itu dibuktikan dengan membludaknya jumlah peserta setiap pelaksanaan audisi. Dengan diberlakukannya sistem zona bebas, semua calon peserta audisi yang berasal dari berbagai wilayah Nusantara diperkenankan untuk mengikuti audisi di kota ini. Termasuk juga peserta yang telah gagal di audisi sebelumnya. [RRS/N-4]