SUARA PEMBARUAN DAILY

Peluang Chelsea Menipis

[LONDON] Hasrat Chelsea merebut gelar juara Liga Utama Inggris musim ini terganjal semangat "bertahan hidup" Wigan Athletic yang ingin menjauhi zona degradasi. Bermain di Stadion Stamford Bridge, London, Senin (14/4) malam atau Selasa (15/4) dini hari WIB, Wigan secara mengejutkan memaksakan hasil imbang 1-1 atas tuan rumah melalui gol penyerang kawakan, Emile Heskey pada injury time (menit ke-93).

Hasil di laga ke-34 itu membuat "The Blues" tertinggal lima angka dari pimpinan klasemen sementara Liga Inggris, Manchester United (MU). Chelsea mendulang 75 poin.

Hasil ini jelas tidak sesuai dengan skenario pelatih Avram Grant yang ingin meraih kemenangan dalam sisa lima laga terakhir, termasuk mengalahkan MU dalam pertemuan pekan ke-36 mendatang. Dengan hasil imbang ini, Chelsea hanya berharap MU akan terjungkal saat menghadapi tim lain pada sisa laga mendatang.

Sebelumnya, Chelsea berharap Arsenal mampu mengganjal MU. Namun, MU ternyata memang tak terbendung. "The Gunners" malah tunduk 1-2.

Meski kini hanya berharap pada keberuntungan, Grant enggan mengibarkan bendera putih. "Kami kehilangan konsentrasi, tapi itu tak berarti kami tersingkir dari lomba. Sepakbola tak hanya soal bermain bagus dan mencetak banyak gol. Anda juga harus didukung Dewi Fortuna untuk menjadi yang terbaik di akhir musim," kata pelatih asal Israel itu, usai melawan Wigan.

Keputusan Grant mengistirahatkan bek Ricardo Carvalho dan penyerang Didier Drogba ternyata mengakibatkan longgarnya pertahanan dan buruknya penyelesaian akhir.

Pada laga itu, Chelsea sempat unggul 1-0 melalui Michael Essien pada menit ke-55. Gelandang asal Ghana itu sukses memanfaatkan umpan Nicholas Anelka sebelum menaklukkan kiper Wigan, Chris Kirkland. Selanjutnya, meski menguasai pertandingan, Chelsea gagal menambah gol. Dari total 17 tembakan ke gawang, Chelsea hanya berhasil meloloskan satu gol.

Rapatnya pertahanan Wigan yang digalang Emmerson Boyce, Ryan Taylor, Mario Melchiot, dan Paul Scharner membuat barisan depan Chelsea seperti tumpul. Kalau pun bisa menembus pertahanan, bola melenceng atau membentur mistar, seperti tendangan voli kapten John Terry pada menit ke-54.

Sundulan Anelka pada menit kelima juga masih melebar dari tiang gawang Wigan.

Setelah terus menggempur dan gagal, John Terry dkk mengurangi tekanan.

Kegagalan menjaga konsistensi harus ditebus mahal ketika mantan penyerang Liverpool, Emile Heskey memanfaatkan kelengahan dan kelelahan lawan dengan mencetak gol di masa kritis.

"Kami melawan sampai akhir dan berhasil," kata Heskey. [AP/ATW/W-11]


Last modified: 15/4/08