SUARA PEMBARUAN DAILY

Dua Pejabat Bulog Diperiksa Terkait Raskin

[TANGERANG] Penyidik dari Kejaksaan Negeri Tangerang terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi untuk memperkuat pemeriksaan terhadap Camat Sukadiri Lizia Subandhi dan empat tersangka lainnya dalam kasus korupsi pengadaan beras untuk rakyat miskin (raskin) senilai Rp 733 juta.

Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Agus Sutoto yang ditemui Senin (14/4) mengatakan, sudah 28 saksi diperiksa. Pihaknya masih akan memeriksa dua pejabat bulog masing-masing Kepala Divre Bulog Banten dan Kepala Sub Bulog Jakarta. Pejabat Bulog Banten dijadwalkan diperiksa Senin kemarin, namun karena yang bersangkutan sedang dinas luar kota pe- meriksaan akan dilakukan 17 April mendatang.

Kedua pejabat Bulog ini akan dimintai keterangan seputar mekanisme dan prosedur penyaluran raskin.

Menurut Kajari Agus Sutoto, pemeriksaan masih akan dilanjutkan dan pihak kejaksaan akan secepatnya menyusun berkas untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tangerang. Selain saksi dalam kasus di Sukadiri, pihaknya juga segera melanjutkan kasus penyelewengan raskin di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, dan Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Namun, Majari belum bersedia memberi keterangan lebih lanjut.

"Kita selesaikan pemeriksaan Sukadiri baru dilanjutkan Teluknaga. Saat ini sejumlah pihak yang berwenang di kedua kecamatan sudah dimintai keterangan," katanya. Camat Lizia dan empat tersangka lainnya bakal dijerat Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo UU 20 Tahun 2001 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Para tersangka kini ditahan di LP Pemuda Tangerang.

Sementara itu, sejak ditahannya Camat Lizia, Pemkab Tangerang mulai bereaksi dengan mengubah mekanisme penyaluran hingga peningkatan jumlah beras raskin yang akan disalurkan. Jatah beras untuk rakyat miskin di Kabupaten Tangerang mulai tahun ini dinaikkan dari 10 kilogram menjadi 15 kg per keluarga.

"Raskin akan mulai dibagikan pada 17 April mendatang," ujar Kepala Seksi Bantuan Fakir Miskin Dinas Kesehatan Kabu- paten Tangerang, Bambang Siswoyo.

Menurut dia, mulai 2008, Pemkab Tangerang mendapat jatah sebanyak 36.900 ton beras untuk didistribusikan kepada 254.485 rumah tangga miskin (RTM) di 36 kecamatan. Jumlah RTM itu naik dibanding 2007 sebanyak 159.726 KK. [132]


Last modified: 15/4/08