![]()
AP/Elaine Thompson
Pimpinan Universitas Washington, Mark Emmert (kanan) membantu mengenakan selempang akademik kepada Dalai Lama saat penganugerahan gelar doktor kehormatan oleh universitas itu kepada Dalai Lama, Senin (14/4) waktu setempat.
[WASHINGTON] Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush mengirimkan Wakil Menteri Luar Negeri Paula Dobriansky, sebagai utusan khusus untuk melakukan pembicaraan dengan pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama, di sela-sela pertemuan antara pejabat tinggi AS dengan pemimpin Pemerintah Tibet di pengasingan, pada 21 April mendatang.
"Paula Dobrianskyakan bertemu dengan Dalai Lama di Michigan, pada 21 April," ungkap juru bicara Departemen Luar Negeri Tom Casey, Senin (14/4).
Dia menjelaskan, "Mereka akan berbicara mengenai pandangan kami, bahwa otoritas Tiongkok mesti berdiskusi dengan Dalai Lama. Kami ingin mendengar pandangannya mengenai situasi di sana."
Pemerintah Tiongkok bersikap keras menanggapi rencana pertemuan pejabat tinggi AS dengan Dalai Lama itu. "Kami yakin persoalan Tibet adalah persoalan dalam negeri Tiongkok, dan kami secara tegas menentang campur tangan pihak luar dalam persoalan ini," kata Juru Bicara Kedutaan Besar Tiongkok di Washington, Wang Baodong.
"Kami selalu meminta agar Pemerintah AS dan pejabat AS setia pada komitmen mereka untuk mengakui Tibet sebagai bagian dari Tiongkok, bukan mendukung kemerdekaan Tibet, dan menahan diri untuk tidak berhubungan dengan Dalai Lama serta komplotannya," ujar Wang. Dia menegaskan, posisi pemerintah pusat Tiongkok mengenai kontak dan dialog dengan kubu Dalai, sudah jelas. [AFP/B-14]