Perusahaan telekomunikasi, PT Hutchinson CP Telecom (HCPT) melalui merek 3, meluncurkan tarif terbaru yaitu Rp 399/menit. Tarif baru itu berlaku ke semua operator, dari menit pertama sepanjang hari selama 24 jam setiap harinya.
Presiden Direktur HCPT Rajiv Sawhney dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/4) mengatakan, "3 adalah inovasi, kemudahan, dan keterjangkauan. Tarif Rp 399/menit ke operator lain tanpa tapi merupakan langkah lanjutan dari kami yang berkomitmen selalu memberikan produk-produk bernilai tambah terbaik yang belum pernah ada sebelumnya."
Dikatakan, tarif Rp 399/menit merupakan tarif termurah dari semua tarif antaroperator lokal yang ada saat ini. Dengan tarif baru Rp 399/menit, konsumen tidak perlu khawatir lagi ke operator apa mereka akan melakukan panggilan (CDMA, GSM, atau telepon rumah). [Y-4]
Harga minyak mendekati rekor tinggi di perdagangan Asia Selasa (15/4), karena kekhawatiran pasokan tetap menjadi faktor utama. Menurut data beberapa diler, pada perdagangan Selasa pagi, kontrak utama New York untuk minyak mentah light sweet pengiriman Mei diperdagangkan di atas US$ 112, yakni mencapai US$ 112,17/barel, hanya empat sen di bawah harga puncaknya pada Rabu pekan lalu, yang mencapai US$ 112,21/barel. Kontrak New York pada penutupan Senin (14/4) di lantai perdagangan selama beberapa jam berada pada rekor tinggi US$ 111,76/barel.
Sentimen pasar tetap menjadi pendorong, setelah data Pemerintah Amerika Serikat menunjukkan penurunan tajam dalam cadangan energi negara itu. Melemahnya dolar AS turut memberikan sumbangan terhadap kenaikan harga minyak, sebab cenderung mendorong permintaan minyak mentah yang dihargai dengan dolar. Harga itu lebih murah bagi para pembeli asing. [Ant/N-6]