[JAKARTA] PT Dayaindo Resources International Tbk. mencatat pertumbuhan laba bersih per 31 Maret, 2008 sebesar Rp 3,04 miliar melonjak tajam dibandingkan pada periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencatat rugi bersih sekitar Rp. 40 juta, sedangkan pada penutupan tahun buku 2007, Perseroan mencatat keuntungan bersih sebesar Rp. 2,65 miliar.
Penjualan membukukan pertumbuhan signifikan hingga sepuluh kali lipat dari Rp. 3,9 miliar di triwulan I 2007 menjadi Rp. 39,2 miliar di triwulan I, 2008, sementara penjualan per 31 Desember, 2007 tercatat Rp. 72,2 miliar.
Kontribusi pertumbuhan tersebut hampir seluruhnya disumbang oleh kegiatan pertambangan dan perdagangan batu bara sejalan dengan perubahan bidang usaha utama Perseroan dari sebelumnya di sektor properti menjadi perusahaan pertambangan dan perdagangan batu bara.
"Perseroan masih belum membukukan kontribusi pendapatan dan laba dari hasil penggunaan dana Penawaran Umum Terbatas I (PUT 1) untuk membeli kapal kargo dan tongkang yang akan memberikan sumbangan laba bersih minimal US$ 1,5 juta dolar AS di tahun 2008" demikian dinyatakan Direktur utama Perseroan Sudiro Andi Wiguno, dalam siaran pers, Senin (14/4).
"Bulan Januari-Maret adalah masih mengalami curah hujan tinggi di lokasi tambang sehingga kegiatan coal getting masih belum mencerminkan kinerja proyeksi penjualan dan laba bersih setahun penuh, namun kami optimistis target laba bersih sekitar Rp. 31 miliar di tahun 2008 bakal tercapai," imbuh Sudiro. [M-6]