SUARA PEMBARUAN DAILY

Apartemen Murah di Lokasi Strategis Laku Keras

[JAKARTA] Transaksi pada pameran "Hunian Bersubsidi" yang diselenggarakan Panangian Proexpo di Balai Kartini, 10-13 April 2008 berhasil meraih nilai Rp 438 miliar. Hunian yang dijual berupa rumah sederhana sehat (RSH) dan rumah susun sederhana hak milik (Rusunami) di berbagai lokasi di pusat Kota Jakarta.

"Selama empat hari pameran, Rusunami laku keras. Penjualan terbanyak berasal dari 2.100 unit apartemen bersubsidi yang berlokasi di Kemayoran, Pulogebang, Cengkareng, Kelapa Gading, dan Kalibata," kata Managing Director Panangian Proexpo, Teddy Sulaiman di Jakarta, Senin (14/4).

Menurut dia, dari 2.100 unit Rusunami yang terjual, 600 unit di antaranya berlokasi di Kelapa Gading dan Kalibata, dengan pengembang Agung Podomoro Group. "Pengunjung membludak, sampai 50.000 orang. Hal itu membuat penjaga stand kewalahan untuk memberikan pelayanan, sehingga pada hari terakhir calon pembeli dikumpulkan bersama-sama untuk diberi penjelasan," katanya.

Pengamat properti Panangian Simanungkalit, sejak awal memang sudah diprediksi bahwa Rusunami di pusat kota akan diminati oleh konsumen, yang membutuhkan subsidi pemerintah. "Namun ternyata, sosialisasi dari pemerintah masih sangat kurang," katanya.

Biaya Promosi

Buktinya, muncul berbagai pertanyaan selama penyelenggaraan pameran, sehingga diperlukan penjelasan khusus. "Kegiatan pameran dengan pengunjung yang membludak menunjukkan perlunya pengembang untuk mengeluarkan biaya promosi memperkenalkan hunian bersubsidi. Dalam kegiatan pameran ini pengembang cukup bayar stand, namun sudah mendapatkan fasilitas iklan di tiga media massa besar di Ibukota. Dampaknya dirasakan dengan banyaknya hunian yang terjual," jelasnya.

Bahkan, ada pengembang sampai hari terakhir (Minggu, 13/4) berhasil membukukan transaksi Rp 48 miliar. Berarti, tidak perlu susah payah memakai jasa broker Rp 40 juta, sudah laku terjual.

Sebelumnya, Direktur Agung Podomoro Group, Arisman mengatakan, sejak awal para pengembang sudah memprediksi tingginya minat konsumen atas Rusunami. "Misalnya, 2.500 unit Rusunami Gading Nias Residence (GNR) di Kelapa Gading, Jakarta Utara, sudah habis terjual, walau mulai dipasarkan Januari 2008. Pemancangan tiang pertama Rusunami itu dilakukan oleh Menpera Yusuf Asyari, baru-baru ini.

"Kami membangun Rusunami untuk mendukung program pemerintah dalam pengadaan 1.000 Menara Rusunami, yang sangat dibutuhkan masyarakat," katanya.

Menurut Mely Ho, General Marketing Agung Podomoro Group, GNR adalah apartemen kelas menengah dengan harga yang ditawarkan Rp 88 juta- Rp 144 juta, sesuai dengan ukurannya. Dibangun dalam empat tower (menara). "Rusunami ini cocok untuk karyawan atau pebisnis yang bekerja di Kelapa Gading, Pulau Gadung, Sunter, Kemayoran," katanya. [M-5/N-6]


Last modified: 15/4/08