SUARA PEMBARUAN DAILY

Nissan-Chrysler Produksi Mobil Bersama

[CHICAGO] Chrysler LLC dan Nissan Motor Co menjalin kekuatan bersama dalam satu ikatan bersama di industri otomotif supaya bisa menancapkan kaki di bisnis itu. Kerja sama yang terjalin kedua perusahaan itu termasuk memproduksi mobil untuk dijual di pasar Amerika Utara, Eropa, dan pasar global.

Nissan akan membuat mobil kecil dan irit bahan bakar, hasil rancangan Chrysler. Pabrik Nissan di Oppama Jepang akan menjadi pusat produksi mobil itu. Direncanakan tahun 2010 produksi bersama itu akan dipasarkan di Amerika Utara, Eropa, dan pasar global lainnya.

Sementara itu, Chrysler akan membuat kendaraan jenis pickup yang dirancang oleh Nissan. Pabrik milik Chrysler di Saltillo Meksiko akan menjadi tempat produksi kendaraan itu, dan mulai dipasarkan di kawasan Amerika Utara tahun 2011.

Kesepakatan memproduksi kendaraan bersama ini dicapai setelah bulan Januari lalu setelah Nissan sepakat akan memproduksi sedan untuk Chrysler yang akan dijual di pasar Amerika Selatan.

"Pada bulan Januari, kita menegaskan bahwa kita ingin melanjutkan kerjasama dengan memanfaatkan beberapa peluang bersama Chrysleer," tegas Carlos Tavares,wakil presiden eksekutif Nissan Motor Company belum lama ini di Chicago Amerika Serikat (AS). "Kerja sama ini juga berdasar pada prestasi yang baik dimiliki Nissan dalam menjalin hubungan bisnis di seluruh dunia."

Kedua produsen mobil itu juga menyetujui usaha untuk menjalin dialog bersama secara terbuka untuk membahas berbagai kemungkinan membuat mobil dan saling membagi peluang yang ada, tulis pernyataan bersama yang dibuat kedua perusahaan tersebut.

Sementara itu, pimpinan Nissan Carlos Ghosn sebelumnya sempat menegaskan bahwa kini mereka memang membutuhan mitra bisnis dari Amerika Serikat. Sejauh ini saham Nissan dikuasai oleh produsen mobil dari Prancis, Renault.

Chery Motors

Pembicaraan kerja sama Nissan-Chrysler sempat terputus tahun 2006, saat itu ada tiga pihak yang terlibat termasuk General Motors. Menurut pejabat Chrysler, kesepakatan mereka tidak mengindikasikan adanya kemitraan yang mendalam akan terjadi.

"Ini hanya kesepakatan soal produk bersama," tegas Presiden Chrysler LLC merangkan chairman, Tom LaSorda kepada pers.

Namun, akhir pekan lalu pejabat Chrysler menekankan bahwa perjanjian dengan Nissan bukan sebagai bukti kekecewaan mereka menjalin hubungan dengan mitra dari Tiongkok, Chery Motors.

"Kerja sama dengan Chery masih akan terus berlanjut untuk rencana masa depan terutama soal suplai produk ke Ameika Utara dan Eropa Barat," tegas LaSorda. "Begitu rancangan dasar soal standar keamanan, emisi, dan kualitas untuk ekspor di pasar ini terpenuhi, maka kita mulai menyalurkan produknya. Namun sampai kini kita belum menetapkan tanggal pasti untuk ekspor ke kawasan Eropa Barat atau Amerika Utara."

Belakangan ini sangat disayangkan, Chrysler, produsen mobil tebesar ketiga di AS, memutuskan hubungan kerja dengan ribuan karyawannya. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan kondisi perusahaan dengan semakin kecilnya pasar mobil di pasar AS.

Tahun lalu, Chrysler memutuskan hubungan bisnis dengan Daimler Jerman yang sudah terjalin selama sembilan tahun. [AFP/CNA/E-4]


Last modified: 15/4/08