SUARA PEMBARUAN DAILY

Pelanggan PDAM Bekasi Ancam Demonstrasi

[BEKASI] Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengeluhkan air tidak lancar dan bau tak sedap. Para pelanggan mengancam akan berunjukrasa ke DPRD setempat apabila PDAM tidak segera memperbaiki pipa air. "Sudah empat bulan air PDAM hanya mengucur dini hari pukul 01.00 WIB hingga 03.00 WIB. Dalam kurun waktu dua jam itu, saya hanya dapat menampung air pasokan PDAM tiga ember," ujar Sumirnah, warga Desa Karangasih, Bekasi, Minggu (13/4).

Parahnya, kata Sumirnah, meskipun pasokan air dari perusahaan milik daerah itu tidak lancar, tagihan rekening yang harus dibayar tetap membengkak. Pembayaran rekening setiap konsumen sekitar Rp 100.000 hingga Rp130.000 per bulan. "Kami akan berunjukrasa bila PDAM tidak segera merespons keluhan konsumen. Saat air mengucur pada dini hari ternyata air bau amis dan keruh, bahkan kadangkala seperti bercampur lumpur kecoklatan," keluh pelanggan lainnya, Lucia (32).

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari FPDI-P, Sarbini mendesak segera mengganti direktur PDAM bila tidak sanggup lagi memimpin perusahaan. Direktur PDAM Kabupaten Bekasi Dana Satria ketika dikonfirmasi mengenai masalah ini sedang rapat dan belum bisa memberi jawaban. [HTS/Y-4]


Last modified: 14/4/08