[JAKARTA] Axa Indonesia, melalui dua anak usahanya, Axa Financial Indonesia (AFI) dan Axa Life Indonesia (ALI), menargetkan pencapaian premi baru tahun ini Rp 400 miliar. Perinciannya, AFI Rp 250 miliar dan ALI Rp 150 miliar.
Kedua anak usaha AXA Indonesia itu juga menargetkan memiliki 6.500 agen tahun ini. "Kita memang memiliki target ambisius tahun ini. Tentu ini merupakan hasil dari pencapaian yang baik tahun lalu," kata Presdir AFI, Ardin Lauhatta dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (13/4).
Tahun lalu, pihaknya berhasil meraih premi baru Rp 359,6 miliar. Pencapaian itu berarti 307 persen dari target yang ditetapkan awal tahun. Dengan melihat perkembangan yang ada saat ini, target Rp 250 miliar, khusus dari AFI, dapat tercapai.
"Untuk dapat mempertahankan kinerja 2008 agar sebaik tahun lalu, kami melakukan beberapa kali pertemuan. Dalam ajang inilah kita ingin me-review kinerja yang telah dicapai tiap tahun," ujarnya.
Situasi persaingan industri asuransi jiwa saat ini cukup ketat. Masing-masing perusahaan ingin membukukan kenaikan pendapatan premi. Oleh karena itu, upaya untuk mendapatkan nasabah baru juga bukan merupakan hal yang mudah.
"Kita akan tumbuh tahun ini dengan pengembangan tenaga pemasar. Tidak mudah mendapatkan agen yang bermutu dan menghasilkan penjualan. Oleh karena itu, kita sangat berhati-hati dalam melakukan rekruitmen," jelas Ardin.
Pihaknya, tidak asal mengambil tenaga pemasaran yang berasal dari asuransi lain. AFI lebih memilih untuk melakukan perekrutan dan pendidikan atau pelatihan bagi tenaga pemasarnya, ketimbang mengambil tenaga pemasar yang sudah jadi. "Seluruh tenaga pemasaran kita harus memiliki sertifikat seperti yang dipersyaratkan industri," tegasnya. [M-6]