Lahan parkir yang terbatas menjadi kendala tersendiri bagi para pemilik mobil di kota-kota besar. Karena itu lahan yang minim dimanfaatkan sebisa mungkin untuk menampung mobil.
Seiring dengan kondisi itu, diperlukan trik-trik tertentu agar kita bisa memarkir mobil aman dan teratur sesuai lahan parkir yang tersedia. Tidak hanya bentuk seri atau paralel, posisi serong pun kini diterapkan terutama di bahu jalan untuk memarkir kendaraan. Selain memperhatikan arahan petugas parkir, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila memarkir mobil dalam posisi serong.
Pastikan garis batas di permukaan jalan yang telah ditandai sebagai garis jarak antarkendaraan yang satu dengan yang lainnya. Apabila tidak ada, atur jarak aman antarkendaran di samping dengan mengambil patokan posisi bukaan pintu samping.
Jika posisi parkir mundur, maka perhatikan kaca spion terlebih dulu hingga posisi mobil lurus. Kemudian tengoklah ke belakang untuk mengantisipasi jarak. Hal yang sama juga dilakukan apabila arah parkir maju. Saat mengeluarkan mobil dari tempat parkir dalam posisi mundur, pastikan kaca jendela pengemudi terbuka. Ini penting apabila ada kendaraan lain di belakang yang lewat sehingga pengemudi dapat mengantisipasi.
Hidupkan terlebih dulu lampu sein sesuai arah yang akan kita ambil. Kemudian arahkan roda keluar sambil memperhatikan kaca spion maupun pandangan langsung ke jalan yang dituju. Jangan lupa juga memperhatikan arah belakang. Jika posisi bagian depan mobil sudah aman saat membelok, putar habis kemudi untuk memudahkan manuver serta mengantisipasi kendaraan yang berada di depan maupun di belakang mobil. [L-11]