SUARA PEMBARUAN DAILY

Sosok

Janjikan Persembahan Gelar Ganda

Avram Grant

[LONDON] Pelatih Chelsea, Avram Grant yakin timnya akan menjadi kampiun Liga Champions musim ini. Artinya, Grant dan pasukannya harus menang melawan Liverpool di babak semifinal. Pertemuan nanti akan menjadi yang ketiga dalam empat musim terakhir. Dalam dua pertemuan sebelumnya tahun 2005 dan 2007, Chelsea selalu kalah dari Liverpool.

Kalau keyakinan Grant menjadi kenyataan, Chelsea akan merasakan trofi nomor satu benua biru itu sejak pertama didirikan tahun 1905. Selain itu, gengsi mantan pelatih tim nasional Israel ini juga akan bertambah, bahkan mungkin melebihi nama besar pendahulunya, Jose "The Special One" Mourinho.

Saat ini, pelatih kelahiran Petah Tikva, Israel, 52 tahun lalu itu memang belum mempersembahkan apa-apa untuk Chelsea. Namun, mantan pelatih Maccabi Tel Aviv itu sudah membuka peluang meraih gelar ganda musim ini, yaitu Liga Champions dan Liga Utama Inggris.

"Saya yakin dengan masa depan tim. Kegagalan melawan Liverpool tak akan terulang. Kami akan menuntaskan sisa laga musim ini dengan kemenangan. Kami akan menjadi juara tanpa bergantung pada siapa-siapa," tegas Grant.

Saat ini, Chelsea berada di posisi kedua klesemen dengan raihan 74 poin atau tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen, Manchester United (MU). Dengan sisa lima laga sebelum akhir kompetisi liga, peluang Chelsea menjadi juara liga cukup besar. "The Blues" akan mendapati MU sebagai lawan berat. Sementara MU harus berhadapan dengan Chelsea dan Arsenal. Dengan meraih kemenangan atas MU, sambil berharap "bantuan" Arsenal, maka angan-angan Grant me- raih gelar ganda akan terjadi musim ini.

Sebetulnya, sebelum melatih Chelsea, grant tidak dikenal banyak orang. Kebetulan, Grant adalah sahabat dekat Roman Abramovic, pemilik Chelsea.

Ketika Mourinho hengkang dari Stamford Bridge, sejumlah pelatih beken seperti Roberto Mancini (Inter Milan), Fabio Capello (Timnas Inggris), dan Frank Rijkaard (Barcelona) diisukan akan mengisi posisi pelatih tim yang juga dijuluki "The Pensioners" itu. Namun, tiba-tiba, ketika isu pengisi posisi pelatih Chelsea masih mencuat, Avram Grant masuk dan membuat semua orang tercengang.

Bukan status mantan pelatih timnas Israel yang membuat orang heran, namun Grant belum memberikan prestasi apa-apa bagi Israel semenjak menjadi pelatih pada 2002-2006.

Sebelum Israel, Grant memang pernah melatih sejumlah klub Israel, misalnya Hapoel Petah Tikva, Maccabi Tel Aviv, dan sejumlah klub divisi dua lainnya. Karier kepelatihan klub Grant cukup membanggakan di tingkat lokal. Pada 1990 dan 1991, bersama Hapoel Petah Tikva, ia meraih Piala Toto. Gelar juara Liga Israel juga pernah diraihnya beberapa kali, misalnya ketika mengarsiteki Maccabi pada 1994 dan 1995.

Meski berprestasi, kehadirannya di Stamford Bridge tetap mengejutkan. Semua orang tahu, Abramovic senang dengan pelatih dengan reputasi internasional, seperti ketika mengontrak Mourinho karena membawa Porto juara Liga Champions 2004.

Grant mungkin bukan siapa-siapa dan cuma kolega sang "tukang minyak" asal Rusia itu. Namun pelan-pelan, ia membuktikan kepada dunia, bahwa ia mampu menangani klub raksasa Chelsea. Dari empat pelatih yang berlaga di semifinal Liga Champions, hanya Grant yang belum pernah membawa klubnya juara. Tiga lainnya, Sir Alex Ferguson (MU-1999), Rafael Benitez (Liverpool-2005), dan Frank Rijkaard (Barcelona-2006) pernah menjadi yang terbaik di ajang itu.

Kita lihat saja apakah Grant mampu menuntaskan kerja kerasnya dengan finis paling depan. [ATW/W-11]


Last modified: 11/4/08