SUARA PEMBARUAN DAILY

Semua Sama

Dian Sastro

Seperti tradisi selama ini, Olimpiade 2008 yang akan dilaksanakan di Beijing juga diawali dengan parade Obor Olimpiade melewati berbagai negara. Indonesia pun terpilih menjadi salah satu negara yang akan dilewati oleh obor tersebut. Pada 22 April nanti, ketika obor tiba di Indonesia, mereka yang terpilih dari berbagai kalangan akan mendapat kehormatan membawanya melewati rute yang telah ditentukan di Jakarta. Salah satu di antara pembawa adalah Dian Sastro.

Diandra Paramitha Sastrowardoyo atau yang lebih dikenal masyarakat luas dengan nama Dian Sastro dipilih oleh Lenovo sebagai mitra global Olympic Torch Relay untuk menjadi salah satu pembawa obor Olimpiade di Indonesia. Dian terpilih karena dianggap memiliki karakter dan prestasi yang sesuai dengan kriteria pembawa obor yang telah ditentukan sebelumnya oleh Lenovo.

Perempuan yang lahir 16 Maret 1982 tersebut mengaku sangat bangga ketika mengetahui ia mendapat kesempatan untuk membawa Obor Olimpiade 2008. Bagi Dian, terpilih menjadi salah satu dari 22.000 pembawa Obor Olimpiade Beijing adalah suatu kebanggaan besar baginya.

"Saya sangat senang dipilih menjadi torch bearer. Hal ini adalah suatu kehormatan besar bagi saya. Saya sangat tidak menduga saya yang dipilih oleh Lenovo, karena usia saya saat ini masih sangat muda," ungkap Dian kepada SP.

Bagi Dian, olimpiade memiliki nilai yang amat besar dalam kehidupan umat manusia. Semangat olimpiade, menurutnya, mengajarkan bahwa kita semua adalah sama. Manusia, tanpa memandang suku, agama, warna kulit, dan bahasanya memiliki tujuan yang sama, yaitu berusaha menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.

Walau mengakui bahwa ia tidak terlalu intens mengikuti acara akbar tersebut, Dian memaparkan bahwa ia memiliki kenangan yang mendalam pada olimpiade yang diadakan di Atlanta, Amerika Serikat pada tahun 1996. Lagu Reach yang dinyanyikan oleh Gloria Estefan dan menjadi official theme song Olimpiade tersebut memiliki arti besar bagi dirinya.

Lirik lagu tersebut yang berisikan kata-kata pembangkit semangat untuk meraih tujuan yang diinginkan, memacu Dian kecil yang ketika itu masih duduk di bangku SMP untuk berani mengikuti pemilihan gadis sampul salah satu majalah ibukota. Baginya, hal tersebut menjadi langkah awalnya dalam mencapai kesuksesan di dunia keartisan Indonesia.

"Lagu tersebut memiliki arti yang sangat dalam. Liriknya mengajarkan kepada kita untuk selalu berusaha lebih keras ketika mengerjakan sesuatu sehingga bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Mungkin bila saya tidak mendengar lagu itu, saya tidak akan bekerja keras dalam menjalani karier dan meraih keberhasilan seperti apa yang saya rasakan saat ini," jelas artis yang namanya melejit setelah tampil dalam Ada Apa Dengan Cinta tersebut.

Dalam menghadapi tugas sebagai pembawa obor, Dian mengaku bahwa ia telah mulai mempersiapkan kebugaran dirinya. Saat ini, ia telah kembali rutin lari di treadmill setiap pagi. Walau kadang terasa melelahkan, namun ia rela menjalaninya.

"Memang sih kadang rasanya malas, namun saya tetap memaksakan diri untuk lari di treadmill setiap paginya. Hal ini saya lakukan agar saya siap ketika harus berlari sambil membawa obor. Kan malu kalau nanti saya sampai tidak kuat menyelesaikan rute yang harus ditempuh," ujar Dian sambil tersenyum manis. [SRA/N-5]


Last modified: 11/4/08