![]()
AFP/MARWAN NAAMANI
Pembalap tim Ferrari Felipe Massa mengemudikan kendaraan F2008 yang dimodifikasi bagian sayap depannya di lintasan Sirkuit Sakhir, Manama, Bahrain, Jumat (4/4).
![]()
[MANAMA] Tim Ferrari berhasil mengambil keuntungan dari hasil uji coba yang mereka lakukan di Sirkuit Sakhir pada Februari lalu, di sesi latihan bebas menjelang Grand Prix F-1 Bahrain, Jumat (4/4). Terbukti, dua pembalapnya, Felipe Massa dan Kimi Raikkonen mampu meraih waktu tercepat kemarin.
Saat latihan, Ferrari mengenalkan perangkat aerodinamika yang digunakan untuk menjawab tantangan karakter Sirkuit Sakhir. Mereka memodifikasi sayap depan kendaraan F2008. Tujuannya untuk mendapatkan kompromi dari performa F2008 yang kencang, namun tetap stabil dan dapat dikendalikan. Lintasan Sakhir yang panjangnya 5,421 km ini terdiri dari tiga lintasan lurus yang panjang, sejumlah tikungan cepat dan tikungan lambat yang menuntut pembalap menginjak rem dengan keras.
Sayap depan (front wing) merupakan perangkat vital di F-1, karena perangkat inilah yang pertama kali bersentuhan langsung dengan aliran udara di lintasan. Modifikasi sayap depan ditujukan untuk meminimalkan hambatan udara (drag) sekaligus memaksimalkan aliran udara menuju ke bodi samping kendaraan (sidepod) untuk pendinginan mesin. Sistem pendinginan dibutuhkan, mengingat dalam balapan yang berlangsung siang hari dengan cuaca cerah, suhu di lintasan dapat mencapai 50 derajat Celsius.
"Kami memang diuntungkan dengan uji coba yang kami lakukan pada Februari lalu. Hanya saja ada perbedaan cuaca ketika tes dan saat ini. Kondisi lintasan di pagi hari sangat menyulitkan. Karena hembusan angin kencang membawa butiran pasir ke lintasan," ujar manajer tim Ferrari, Luca Baldisserri.
Akibatnya lintasan di pagi hari menjadi licin dan minim daya cengkeram (grip). Pada sesi latihan pertama kemarin, sejumlah pembalap meluncur keluar area lintasan. Salah satunya adalah kendaraan yang dikemudikan pembalap tim McLaren, Lewis Hamilton. Pacuan McLaren MP4-23 itu melintir dan menabrak pagar ban pembatas lintasan. Namun di sesi latihan petang, pembalap berkulit hitam itu bersama rekan setimnya Heikki Kovalainen mampu meraih waktu tercepat di belakang duet pembalap Ferrari.
F-1 merupakan balapan yang kompetitif. Keunggulan yang diraih Ferrari karena sempat melakukan tes di Bahrain diperkirakan tak akan lama. Tim-tim seperti McLaren dan BMW pasti akan bangkit dan berupaya mengejar pada sesi latihan ketiga dan kualifikasi, Sabtu (5/4) ini. Hanya saja tim Scuderia tampaknya optimistis. "Balapan Minggu besok, hembusan angin akan lebih kencang. Pacuan akan semakin sulit dikendarai, namun di sisi lainnya mobil kami akan mendapatkan daya cengkeram yang lebih baik," jelas Massa.
[AP/AFP/L-9]